Washington, MINA – Presiden Amerika Serikat Donald Trump melontarkan kritik keras kepada Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni setelah ia membela Paus Leo XIV dan menolak mendukung perang melawan Iran.
Trump menyebut sikap Meloni “tidak dapat diterima”, bahkan mempertanyakan komitmen Italia terhadap ancaman Iran. Pernyataan itu muncul setelah Meloni secara terbuka mengkritik serangan verbal Trump terhadap Paus Leo yang menyerukan penghentian konflik dan menolak eskalasi militer.
Ketegangan ini bermula dari perbedaan pandangan terkait perang Iran, di mana Paus Leo XIV secara konsisten menyerukan perdamaian dan mengecam kekerasan. Anadolu melaporkan, Kamis (16/4).
Sikap tersebut berseberangan dengan kebijakan Trump yang mempertahankan pendekatan keras terhadap Teheran, termasuk dukungan terhadap operasi militer bersama Israel.
Baca Juga: Armada Global Sumud Flotilla Lanjutkan Pelayaran ke Gaza Usai Tertunda Imbas Cuaca Buruk
Meloni sendiri dinilai mengambil posisi hati-hati dengan tidak memberikan dukungan langsung terhadap perang, sejalan dengan mayoritas negara Eropa yang cenderung menyerukan deeskalasi. Selain itu, Italia juga dilaporkan menolak penggunaan fasilitas militernya untuk operasi tertentu terkait konflik tersebut.
Konflik diplomatik ini mencerminkan perpecahan yang lebih luas di antara sekutu Barat terkait perang Iran yang pecah sejak Februari 2026.
Sejumlah negara memilih tidak berpihak dan lebih mendorong solusi diplomatik, di tengah meningkatnya korban jiwa dan dampak kemanusiaan di kawasan Timur Tengah.
Perseteruan terbuka antara Trump, Paus Leo XIV, dan PM Italia menunjukkan meningkatnya ketegangan antara kekuatan politik dan otoritas moral global. Dinamika ini berpotensi memperlemah konsolidasi Barat dalam menghadapi konflik Iran serta memperpanjang ketidakpastian geopolitik di kawasan. []
Baca Juga: Inggris, Prancis, dan Negara NATO Lain Tolak Gabung Blokade di Perairan Arab
Mi’raj News Agency (MINA)
















Mina Indonesia
Mina Arabic