Palembang , MINA – Sejumlah wilayah di Sumatera Selatan mulai menghadapi kondisi kekeringan yang cukup panjang seiring berlangsungnya musim kemarau. Pemantauan hingga Senin (31/8) menunjukkan sebagian wilayah telah mengalami hari tanpa hujan selama lebih dari 60 hari.
Stasiun Klimatologi Sumatera Selatan mencatat kondisi hari tanpa hujan (HTH) sangat panjang, yakni 31–60 hari, terjadi di sebagian besar wilayah Sumatera Selatan. Sementara kategori kekeringan ekstrem lebih dari 60 hari terpantau di sebagian wilayah Ogan Komering Ulu Timur, sebagian Ogan Komering Ilir, Ogan Ilir, Banyuasin, dan Musi Banyuasin.
Bahkan, HTH terpanjang mencapai 71 hari yang tercatat di Pos Hujan Muara Kuang, Kecamatan Muara Kuang, Kabupaten Ogan Ilir. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena minimnya hujan dapat meningkatkan tekanan terhadap ketersediaan air sekaligus memperbesar risiko kebakaran hutan dan lahan.
Di sejumlah daerah lainnya, kondisi HTH berada pada kategori menengah hingga panjang. Sebagian besar wilayah Lahat, serta sejumlah wilayah Musi Rawas, Musi Banyuasin, Empat Lawang, Ogan Komering Ulu, Ogan Komering Ulu Selatan, Ogan Komering Ulu Timur, Ogan Komering Ilir dan Muara Enim tercatat mengalami periode tanpa hujan yang cukup panjang.
Baca Juga: Harga Emas Hari Ini, Selasa 3 November 2026
Kondisi kering tersebut sejalan dengan gambaran BMKG yang menyebut sekitar 80 persen wilayah Indonesia sedang mengalami musim kemarau, dengan puncak kemarau di sebagian besar wilayah berlangsung pada Agustus. Meski demikian, hujan lokal masih berpotensi terjadi di sejumlah daerah.
Masyarakat di wilayah yang mengalami kekeringan diimbau menghemat penggunaan air, menjaga sumber air yang masih tersedia, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla. Pemerintah daerah juga perlu mengantisipasi dampak kekeringan terhadap kebutuhan air masyarakat dan sektor pertanian. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Cuaca Jakarta Hari Ini Berawan, Sejumlah Wilayah Berpotensi Hujan Ringan
















Mina Indonesia
Mina Arabic