Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kemenhut Perkuat Operasi Manggala Agni Kendalikan Karhutla di Sumatra

Ansaf Muarif Gunawan Editor : Rudi Hendrik - Jumat, 5 Juni 2026 - 21:44 WIB

Jumat, 5 Juni 2026 - 21:44 WIB

147 Views ㅤ

Karhutla di Kalsel. (Foto: BNPB)

Jakarta, MINA – Kementerian Kehutanan (Kemenhut) memperkuat operasi pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Pulau Sumatra dengan mengerahkan personel Manggala Agni ke daerah rawan kebakaran, termasuk Aceh, Riau, Jambi, dan Sumatra Selatan.

Langkah tersebut dilakukan melalui Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatra (Balai Dalkarhut Sumatra) di bawah Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan. Personel di lapangan difokuskan pada upaya pemadaman dini, pendinginan area terbakar, serta patroli pencegahan secara intensif.

Direktur Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan, Dwi Januanto Nugroho, menegaskan bahwa Manggala Agni menjadi garda terdepan dalam penanganan karhutla bersama BPBD, TNI, Polri, dan masyarakat.

“Pencegahan karhutla tidak bisa hanya bertumpu pada petugas pemadam. Kuncinya tetap kewaspadaan bersama, tidak membuka lahan dengan api, dan segera melaporkan tanda-tanda kebakaran sejak awal,” ujarnya, Jumat (5/6).

Baca Juga: Ketua Maemuna Center Indonesia: Palestina Ujian bagi Nurani

Penanganan intensif dilakukan di kawasan gambut yang memiliki tingkat kerawanan tinggi, terutama di Kabupaten Nagan Raya, Aceh, dan Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis, Riau. Di wilayah gambut, bara api sering bertahan di bawah permukaan tanah meskipun kobaran api di permukaan telah padam.

Di Aceh, kebakaran terpantau terjadi di Desa Kayee Unou dan Desa Babah Lueng, Kabupaten Nagan Raya. Tim Manggala Agni Daops Sumatera I Sibolangit diterjunkan untuk melakukan pemadaman bersama tim gabungan di lapangan.

Sementara di Riau, titik kebakaran terdeteksi di Kabupaten Siak, Rokan Hilir, Pelalawan, dan Pulau Rupat. Untuk mempercepat penanganan, Balai Dalkarhut Sumatra mengerahkan personel tambahan dari berbagai daerah operasi, termasuk Pekanbaru, Jambi, dan Muara Tebo.

Di sisi lain, upaya pemadaman di Jambi dan Sumatra Selatan menunjukkan hasil positif. Tim berhasil memadamkan kebakaran di Desa Durian Luncuk, Kabupaten Batanghari, Jambi, serta di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatra Selatan, dengan dukungan helikopter water bombing.

Baca Juga: Sarbini Abdul Murad: Panas di Monas Tak Seberapa Dibanding Gaza

Kepala Balai Dalkarhut Sumatra, Ferdian Krisnanto, mengatakan strategi perbantuan lintas daerah operasi menjadi faktor penting dalam menjaga efektivitas penanganan karhutla.

Menurutnya, pemantauan titik panas (hotspot) dilakukan secara real-time guna mendukung deteksi dini dan mempercepat respons sebelum kebakaran meluas.

Kemenhut kembali mengimbau masyarakat dan pelaku usaha untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, terutama di tengah kondisi cuaca yang mulai mengering di sejumlah wilayah Sumatra. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Ahmad Shobri Lubis, Ketua PA 212: Gaza Tetap Teguh, Palestina Segera Merdeka

Rekomendasi untuk Anda