Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Koalisi Pimpinan Saudi Hancurkan Rudal Balistik yang Mengarah ke Riyadh

Rudi Hendrik Editor : Sri Astuti - Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:12 WIB

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:12 WIB

34 Views ㅤ

Foto arsip yang memperlihatkan rudal Patriot Arab Saudi saat beroperasi di tengah ancaman terhadap Kerajaan tersebut. (Foto: SPA)

Riyadh, MINA – Pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi mencegat dan menghancurkan sebuah rudal balistik yang diluncurkan oleh milisi Houthi Yaman ke arah Riyadh pada Jumat (23/10) dini hari, demikian pernyataan Koalisi untuk Memulihkan Legitimasi di Yaman.

Dilansir dari Arab News, dalam sebuah unggahan di platform X, Juru Bicara Koalisi, Mayjen Turki Al-Maliki, mengatakan bahwa rudal tersebut ditembak jatuh tak lama setelah pukul 04.00 pagi.

Sebelumnya, sekitar pukul 01.00 dini hari, sistem pertahanan udara di Kerajaan mencegat dan menghancurkan dua pesawat nirawak (drone) yang diluncurkan oleh Houthi ke arah wilayah selatan, ujar Al-Maliki.

Upaya serangan terbaru ini terjadi di tengah eskalasi tajam serangan lintas batas oleh kelompok Houthi yang didukung Iran. Data koalisi menunjukkan bahwa milisi tersebut telah meluncurkan setidaknya 14 rudal balistik dan lebih dari 60 pesawat nirawak bersenjata yang menyasar wilayah Kerajaan selama bulan Oktober.

Baca Juga: Raja Yordania: Ambisi Ekspansionis Israel Ancaman Terbesar Masa Depan Kawasan

Menurut laporan Koalisi, rudal-rudal tersebut menyasar Riyadh, Khamis Mushayt, Najran, dan Provinsi Timur. Sebuah rudal jelajah yang ditembakkan ke arah wilayah Madinah pada 15 Oktober juga berhasil dicegat.

Kelompok Houthi semakin sering menargetkan bandara, fasilitas energi, dan infrastruktur sipil lainnya di seluruh Arab Saudi.

Laporan dari koalisi dan pemerintah resmi, sebagaimana diberitakan oleh Saudi Press Agency, menyebutkan bahwa serangan sepanjang bulan ini telah menewaskan 24 orang dan melukai setidaknya 374 orang lainnya.

Bandara Internasional King Khalid di Riyadh mencatat jumlah korban tertinggi, dengan 18 orang tewas dan lebih dari 333 orang terluka dalam serangkaian serangan rudal dan pesawat nirawak antara tanggal 7 Oktober hingga 11 Oktober.

Baca Juga: Knesset Baru Israel akan Gelar Sidang Perdana 10 November

Serangan paling mematikan terjadi pada 10 Oktober, ketika sebuah rudal balistik menghantam area di antara Terminal 3 dan Terminal 4 di bandara tersebut, menewaskan 13 orang dan melukai 309 lainnya. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Militer Iran: Perang Baru dengan AS Bisa Lebih Lama dari Konflik Sebelumnya

Rekomendasi untuk Anda

Dunia Islam
Internasional
Dunia Islam
Tausiyah