Jakarta, MINA – Kondisi kualitas udara di Jakarta pada Senin (11/5) masih berada pada level buruk dan berstatus tidak sehat, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lanjut usia (lansia), serta penderita penyakit pernapasan.
Berdasarkan data Indeks Kualitas Udara atau Air Quality Index (AQI) versi Amerika Serikat (US), Jakarta mencatat angka 156 AQI yang masuk dalam kategori Unhealthy atau tidak sehat. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa paparan polusi udara berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan apabila masyarakat terpapar dalam jangka waktu yang lama.
Kualitas udara yang memburuk dapat memicu sejumlah gangguan kesehatan, di antaranya iritasi mata, batuk, sesak napas, hingga memperparah penyakit asma dan gangguan pernapasan lainnya.
Pemerintah bersama pihak terkait mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dengan tetap menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah. Selain itu, warga juga diminta membatasi aktivitas di tempat keramaian guna mengurangi risiko paparan polusi udara.
Baca Juga: MUI Apresiasi Pencopotan Kapolres Sukoharjo, Terkait Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran
Masyarakat turut dianjurkan memperbanyak konsumsi air putih, menjaga sirkulasi udara di dalam ruangan, serta menunda aktivitas fisik berat di luar ruangan, terutama ketika kondisi kualitas udara memburuk.
Sementara itu, masyarakat diharapkan terus memantau perkembangan kualitas udara harian dan segera mengambil langkah pencegahan demi menjaga kesehatan diri dan keluarga. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Aktivis Ilustrasikan Gempa, Rasakan Getaran Bom di Palestina
















Mina Indonesia
Mina Arabic