Gaza, MINA – Lebih dari 1.100 jenazah yang ditemukan di Gaza sejak awal perang masih tak teridentifikasi karena kekurangan peralatan forensik yang parah dan pembatasan pengujian DNA, menurut departemen bukti forensik Gaza.
Al-Mayadeen melaporkan pada Senin (9/2), setidaknya 1.129 jenazah telah ditemukan, tetapi tidak dapat diidentifikasi, dengan perkiraan 10.000 lainnya diyakini masih terkubur di bawah reruntuhan.
Pihak berwenang menekankan bahwa rezim Israel menghalangi masuknya mesin penggalian dan alat identifikasi DNA yang dibutuhkan untuk menemukan dan mengidentifikasi jenazah. Dari 360 jenazah yang diserahkan Israel kepada Palang Merah berdasarkan perjanjian gencatan senjata, hanya 101 yang berhasil diidentifikasi.
Lebih dari 60 juta ton puing masih tersisa di seluruh Gaza setelah lebih dari dua tahun pengeboman. Komite Internasional Palang Merah mengatakan hanya ada satu alat penggali yang berfungsi penuh di wilayah yang diblokade, yang secara signifikan memperlambat upaya pemulihan. []
Baca Juga: Ben-Gvir Ikut Terlibat Pembongkaran Paksa Rumah Keluarga Palestina di Yerusalem Timur
Mi’raj News Agency (MINA)
















Mina Indonesia
Mina Arabic