Jakarta, MINA – Lebih dari tiga juta warga Indonesia di 37 kabupaten/kota terdampak langsung kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda tujuh provinsi. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) juga mencatat kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) mengalami peningkatan seiring musim kemarau dan meluasnya karhutla.
Kemenkes menyebut peningkatan kasus ISPA pada 2026 telah mencapai lebih dari 400 ribu kasus per pekan. Pada pekan ke-30, jumlah kasus tercatat sekitar 400 ribu, meski pada minggu ke-31 mengalami sedikit penurunan. Angka tersebut secara umum lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Untuk merespons dampak kesehatan akibat karhutla, Kemenkes mengerahkan 90 tenaga kesehatan ke sejumlah wilayah terdampak hingga 17 Agustus 2026. Mereka terdiri atas dokter, perawat, apoteker, bidan, ahli gizi, epidemiolog, sanitarian hingga pengemudi ambulans.
Tenaga kesehatan tersebut ditempatkan di Kalimantan Selatan sebanyak 40 orang, Kalimantan Tengah 27 orang, Kalimantan Barat sembilan orang, Riau empat orang, Jambi lima orang dan Kalimantan Timur lima orang.
Baca Juga: DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Hak Pekerja Diperkuat
Pemerintah juga mendistribusikan ratusan ribu masker serta berbagai perlengkapan dan logistik kesehatan untuk masyarakat terdampak.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengimbau masyarakat di wilayah terdampak asap untuk menggunakan masker dan membatasi aktivitas di luar ruangan ketika kualitas udara memburuk.
Paparan partikel halus dalam asap karhutla dapat meningkatkan risiko gangguan pernapasan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil serta penderita penyakit paru dan jantung.
Kemenkes juga meminta masyarakat memantau kualitas udara dan segera mencari pertolongan medis apabila mengalami keluhan kesehatan yang memburuk.
Baca Juga: Kemenag Dukung Amil Zakat Profesional dan Bersertifikat
Penanganan dampak karhutla dilakukan bersamaan dengan upaya pemerintah mengendalikan kebakaran melalui operasi darat, udara dan modifikasi cuaca untuk mengurangi titik api serta paparan asap. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Forum Zakat Soroti Perlindungan dan Profesionalisme Amil
















Mina Indonesia
Mina Arabic