Tel Aviv, MINA – Menteri Luar Negeri Israel, Gideon Sa’ar, secara terbuka mengkritik Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben-Gvir terkait video yang menunjukkan aksi brutal terhadap para aktivis Global Sumud Flotilla.
Seperti dikutip dari Anadolu Agency, Kamis (21/5), Sa’ar menuduh Ben-Gvir dengan sengaja merusak citra internasional Israel.
“Anda dengan sengaja merusak negara dengan tontonan memalukan ini, dan ini bukan pertama kalinya,” ujar Sa’ar dalam unggahan di X sebagai respons terhadap rekaman di Ashdod yang dibagikan oleh Ben-Gvir.
Ia menyebut Ben-Gvir telah merusak upaya tentara Israel, diplomat, dan pegawai negeri.
Baca Juga: Israel Culik 28 Warga Palestina di Tepi Barat, Termasuk Jurnalis Al Jazeera
“Tidak, Anda bukanlah wajah Israel,” tegasnya.
Kontroversi ini muncul setelah beredarnya video yang menunjukkan Ben-Gvir dan tentara Israel melecehkan para aktivis dengan mengikat, menutup mata dan memaksa mereka untuk berlutut.
Salah satu peserta yang berteriak “free Palestine” kemudian juga terlihat dijambak dan dipaksa untuk berlutut.
Para aktivis armada tersebut sebelumnya ditahan oleh pasukan Israel setelah berusaha mencapai Jalur Gaza.
Baca Juga: Sedikitnya 234 Pemukim Israel Serbu Halaman Masjid Al-Aqsa
Kementerian Luar Negeri Turkiye mengutuk aksi Israel, menggambarkannya sebagai pembajakan dan premanisme maritim dan mengatakan telah memulai upaya untuk memastikan pembebasan segera warga negara Turkiye yang terlibat.
PBB juga menyerukan jaminan keselamatan bagi semua aktivis yang ditahan dan menuntut agar mereka tidak mengalami cedera fisik atau psikologis.[]
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Empat Warga Palestina Syahid dalam Pelanggaran Terbaru Israel di Gaza
















Mina Indonesia
Mina Arabic