Jakarta, MINA – Menteri Luar Negeri RI Sugiono memimpin delegasi resmi Indonesia yang bertolak ke Iran pada Kamis (9/7) malam. Kunjungan tersebut untuk menghadiri prosesi penghormatan terakhir bagi Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Sayyid Ali Khamenei dan sebagai upaya memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Iran di tengah dinamika kawasan Timur Tengah.
Sugiono didampingi Ketua MPR RI Ahmad Muzani dalam lawatan tersebut. Selain menghadiri agenda penghormatan yang diselenggarakan pemerintah Iran, Menlu RI dijadwalkan menggelar pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri Iran pada Jumat (10/7) besok.
Pertemuan tersebut akan membahas penguatan kerja sama di berbagai bidang strategis serta isu-isu regional dan global.
Dalam rombongan Indonesia turut hadir perwakilan organisasi Islam terbesar di Tanah Air, yakni Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Kehadiran unsur pemerintah, parlemen, dan tokoh-tokoh keagamaan tersebut mencerminkan eratnya hubungan persahabatan kedua negara sekaligus menjadi simbol penghormatan Indonesia kepada bangsa Iran.
Baca Juga: DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Hak Pekerja Diperkuat
Kementerian Luar Negeri menegaskan, kunjungan ini juga merefleksikan konsistensi politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif. Di samping menghadiri prosesi penghormatan, delegasi Indonesia akan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mempererat komunikasi diplomatik, termasuk memperkuat kemitraan antarlembaga parlemen serta hubungan antarmasyarakat yang selama ini telah terjalin baik.
Indonesia dan Iran selama ini memiliki hubungan diplomatik yang telah berlangsung lebih dari tujuh dekade. Kedua negara menjalin kerja sama di berbagai sektor, mulai dari perdagangan, pendidikan, kebudayaan, hingga isu-isu internasional, termasuk dukungan terhadap perjuangan rakyat Palestina dan penyelesaian konflik melalui jalur damai sesuai prinsip hukum internasional.
Kehadiran delegasi Indonesia di Iran dinilai menjadi momentum penting untuk menjaga kesinambungan komunikasi politik kedua negara di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah.
Lawatan Menlu Sugiono juga menjadi salah satu kunjungan diplomatik penting Indonesia pada tahun ini. Pemerintah berharap pertemuan bilateral tersebut dapat menghasilkan langkah-langkah konkret dalam memperkuat kerja sama strategis sekaligus meningkatkan koordinasi menghadapi berbagai tantangan global, termasuk stabilitas kawasan, keamanan energi, dan isu kemanusiaan yang menjadi perhatian bersama. []
Baca Juga: Kemenag Dukung Amil Zakat Profesional dan Bersertifikat
Mi’raj News Agency (MINA)
















Mina Indonesia
Mina Arabic