Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menteri Ekstremis Israel Serbu Masjid Al-Aqsa

Hasanatun Aliyah Editor : Sri Astuti - Kamis, 14 Mei 2026 - 15:56 WIB

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:56 WIB

38 Views

Pemukim dan tentara Yahudi nodai Masjid Al-Aqsa. (Foto: QNA / X)

Jerusalem, MINA – Menteri Urusan Negev dan Galilea Israel, Yitzhak Wasserlauf menyerbu kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur yang diduduki pad Rabu (13/5), dua hari sebelum peringatan pendudukan kota tersebut oleh Israel, menurut sumber-sumber Palestina seperti dilansir Anadolu Agency.

Wasserlauf adalah anggota partai sayap kanan ekstrem Otzma Yehudit yang dipimpin oleh Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben-Gvir.

Baik Ben-Gvir maupun Wasserlauf sebelumnya telah memaksa masuk ke kompleks Al-Aqsa, yang memicu gelombang kecaman dari Palestina dan negara-negara Arab.

Penyerbuan pada ni terjadi dua hari sebelum Israel memperingati pendudukan Yerusalem Timur pada 1967 menurut kalender Ibrani.

Baca Juga: Kementerian Gaza Serukan Perlindungan Terhadap Perempuan, Korban Tewas Capai 11.900

Organisasi-organisasi sayap kanan ekstrem Israel telah mengajak para pendukungnya untuk menyerbu kompleks Masjid Al-Aqsa guna menandai pendudukan Israel atas kota tersebut. Mereka juga merencanakan pawai bendera yang dijadwalkan pada Kamis malam di Yerusalem Timur.

Israel menduduki Yerusalem Timur, tempat lokasi Masjid Al-Aqsa berada, selama Perang Arab-Israel 1967. Israel mencaplok seluruh kota tersebut pada 1980 dalam sebuah langkah yang tidak pernah diakui oleh komunitas internasional.[]

 

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Sekitar 145 Pemukim Ekstremis Israel Serbu Masjid Al-Aqsa

Rekomendasi untuk Anda