Jerusalem, MINA – Menteri Urusan Negev dan Galilea Israel, Yitzhak Wasserlauf menyerbu kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur yang diduduki pad Rabu (13/5), dua hari sebelum peringatan pendudukan kota tersebut oleh Israel, menurut sumber-sumber Palestina seperti dilansir Anadolu Agency.
Wasserlauf adalah anggota partai sayap kanan ekstrem Otzma Yehudit yang dipimpin oleh Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben-Gvir.
Baik Ben-Gvir maupun Wasserlauf sebelumnya telah memaksa masuk ke kompleks Al-Aqsa, yang memicu gelombang kecaman dari Palestina dan negara-negara Arab.
Penyerbuan pada ni terjadi dua hari sebelum Israel memperingati pendudukan Yerusalem Timur pada 1967 menurut kalender Ibrani.
Baca Juga: Kementerian Gaza Serukan Perlindungan Terhadap Perempuan, Korban Tewas Capai 11.900
Organisasi-organisasi sayap kanan ekstrem Israel telah mengajak para pendukungnya untuk menyerbu kompleks Masjid Al-Aqsa guna menandai pendudukan Israel atas kota tersebut. Mereka juga merencanakan pawai bendera yang dijadwalkan pada Kamis malam di Yerusalem Timur.
Israel menduduki Yerusalem Timur, tempat lokasi Masjid Al-Aqsa berada, selama Perang Arab-Israel 1967. Israel mencaplok seluruh kota tersebut pada 1980 dalam sebuah langkah yang tidak pernah diakui oleh komunitas internasional.[]
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Sekitar 145 Pemukim Ekstremis Israel Serbu Masjid Al-Aqsa
















Mina Indonesia
Mina Arabic