Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menyelam ke Dalam Laut, Evakuasi Tiga Jasad dari Perut KM Virgo Transport 8

Ali Farkhan Tsani Editor : Widi Kusnadi - Sabtu, 19 September 2026 - 10:38 WIB

Sabtu, 19 September 2026 - 10:38 WIB

71 Views ㅤ

Tim penyelam TNI AL dan Basarnas memasuki bangkai KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa. (Foto: TNI AL)

Banjarmasin, MINA — Di kedalaman 24 meter, di bawah gelombang Laut Jawa yang tak henti bergulung, sebuah misi penuh haru digelar. Bukan untuk mencari yang masih hidup, melainkan untuk membawa penumpang yang diprediksi telah meninggal.

Tim penyelam TNI AL dan Basarnas nekat memasuki bangkai KM Virgo Transport 8 yang terbalik dan tengkurap di Tengah lautan, yang terus bergerak karena diterjang gelombang, sebuah operasi yang menuntut nyali, ketelitian, dan kesabaran.

Pada Jumat (18/9), setelah berhari-hari dihalangi cuaca buruk, laut akhirnya bersahabat. Gelombang dan angin berada dalam kondisi normal. Inilah momen yang ditunggu-tunggu. Tim penyelam dari Kopaska dan Dislambair Koarmada II TNI AL turun ke dalam laut dengan satu tekad, membawa pulang jasad para penumpang yang masih terperangkap di dalam perut kapal.

Pecahkan Kaca

Baca Juga: Ketua Maemuna Center Indonesia: Palestina Ujian bagi Nurani

Operasi dimulai pukul 12.28 WITA. Seorang korban laki-laki berhasil diangkat dari dalam badan kapal. Dua jam kemudian, tepat pukul 13.10 WITA, dua korban lainnya, seorang laki-laki dan seorang Perempuan, juga berhasil dievakuasi dari kedalaman yang sama.

“Ketiga korban ditemukan di dalam ruangan kapal dalam kondisi terjebak, sehingga tim penyelam harus memecahkan kaca untuk dapat mengeluarkan jasad korban dari bagian dalam kapal,” ungkap Direktur Operasi Basarnas, Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo Nur Sasongko.

Di dalam gelapnya air laut, di dalam ruang sempit yang miring, para penyelam harus memecahkan kaca jendela kapal untuk menjangkau mereka. Tidak ada ruang untuk kesalahan. Setiap gerakan harus presisi. Setiap detik adalah taruhan.

Kapal yang Tengkurap

Baca Juga: Sarbini Abdul Murad: Panas di Monas Tak Seberapa Dibanding Gaza

Laksamana Pertama Edy Setyawan, Komandan Gugus Keamanan Laut Koarmada II, menggambarkan posisi KM Virgo Transport 8 yang mengenaskan. Kapal itu tengkurap, dengan posisi miring.

Tim penyelam harus bekerja ekstra hati-hati. Bangkai kapal yang tidak stabil bisa saja bergeser atau tenggelam sepenuhnya sewaktu-waktu. Namun, mereka terus maju.

Tiga jasad berhasil dibawa ke KRI I Gusti Ngurah Rai-332 pada pukul 18.30 WITA, lalu dipindahkan ke KN SAR Kamajaya untuk dibawa ke Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin.

Data Korban: 108 Selamat, 9 Meninggal, 126 Masih Hilang

Baca Juga: Ahmad Shobri Lubis, Ketua PA 212: Gaza Tetap Teguh, Palestina Segera Merdeka

Dengan ditemukannya tiga jasad tersebut, hingga hari keenam operasi SAR, Basarnas mengonfirmasi:

  • 117 korban ditemukan, terdiri dari 108 orang selamat dan 9 orang meninggal dunia.
  • 126 orang masih belum ditemukan dari total 243 orang dalam manifes KM Virgo Transport 8.

KM Virgo Transport 8 berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin sejak 12 September 2026. Kapal itu dilaporkan mengalami cuaca buruk dan hilang kontak pada 13 September sekitar pukul 02.00 WITA, sebelum ditemukan dalam kondisi terbalik di perairan Masalembo. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Ketua PP Wanita Islam: Dari Monas Kita Ketuk Pintu Langit untuk Kemerdekaan Palestina

Rekomendasi untuk Anda

Info MINA
Indonesia
Indonesia
Artikel