Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Netanyahu Ajukan Perlindungan Keamanan Seumur Hidup bagi Diri dan Keluarganya

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Ahad, 19 Juli 2026 - 22:36 WIB

Ahad, 19 Juli 2026 - 22:36 WIB

17 Views ㅤ

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. (foto: X)

Tel Aviv, MINA – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dilaporkan mengajukan permintaan kepada Shin Bet agar dirinya dan keluarganya memperoleh perlindungan keamanan seumur hidup.

Permintaan itu muncul di tengah meningkatnya ancaman terhadap keselamatan Netanyahu setelah perang berkepanjangan di Gaza, konflik dengan Iran, serta berbagai ancaman dari kelompok-kelompok yang memusuhi Israel.

Menurut laporan media Israel Yedioth Ahronoth, Ahad (19/7) usulan tersebut diajukan oleh istri Netanyahu, Sara Netanyahu, kepada komite yang menangani pengamanan pejabat tinggi negara.

Sara meminta agar masa perlindungan keamanan tidak dibatasi selama 20 tahun setelah Netanyahu tidak lagi menjabat, melainkan diberikan sepanjang hidup, mengingat tingkat ancaman yang dinilai masih tinggi.

Baca Juga: Kementerian Gaza Serukan Perlindungan Terhadap Perempuan, Korban Tewas Capai 11.900

Pihak keluarga Netanyahu beralasan bahwa situasi keamanan Israel telah berubah secara drastis sejak pecahnya perang di Gaza dan meningkatnya konfrontasi dengan Iran beserta kelompok-kelompok sekutunya di kawasan.

Mereka menilai ancaman terhadap mantan perdana menteri akan tetap berlangsung bahkan setelah tidak lagi memegang jabatan publik.

Permintaan tersebut muncul ketika Netanyahu juga menghadapi tekanan politik dan hukum di dalam negeri.

Selain masih dibayangi proses hukum yang telah berlangsung selama beberapa tahun, ia juga menghadapi kritik keras dari sebagian masyarakat Israel terkait kebijakan perang di Gaza serta dinamika konflik regional yang terus meningkat.

Baca Juga: Sekitar 145 Pemukim Ekstremis Israel Serbu Masjid Al-Aqsa

Di Israel, perlindungan keamanan bagi mantan perdana menteri umumnya diberikan dalam jangka waktu tertentu berdasarkan penilaian tingkat risiko oleh lembaga keamanan negara.

Namun, permohonan agar pengamanan diberikan tanpa batas waktu dinilai sebagai langkah yang tidak lazim dan masih harus melalui kajian komite yang berwenang sebelum diputuskan.

Sejak serangan Hamas pada Oktober 2023 hingga konflik yang kemudian meluas ke Lebanon dan Iran, Netanyahu menjadi salah satu tokoh yang paling banyak menerima ancaman keamanan. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Serangan Terbaru Israel Tewaskan Seorang Warga Gaza, Sejumlah Lainnya Terluka

Rekomendasi untuk Anda