Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Netanyahu Tuding Pelaku Pembajakan Flydubai Terpapar Radikalisme Islam

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Sabtu, 3 Oktober 2026 - 16:22 WIB

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 16:22 WIB

11 Views ㅤ

Benyamin Netanyahu selalu menyulut perang (foto: Fpik)

Tel Aviv, MINA – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menuding kopilot pesawat Flydubai yang menyerang kapten dalam penerbangan menuju Tel Aviv telah mengalami indoktrinasi Islam radikal. Tuduhan tersebut disampaikan ketika penyelidikan terhadap insiden yang nyaris menyebabkan pesawat jatuh masih berlangsung.

Insiden terjadi pada penerbangan Flydubai FZ1073 dari Dubai menuju Tel Aviv, Rabu (30/9). Kopilot yang merupakan warga negara Oman diduga menyerang kapten di kokpit hingga pesawat mengalami penurunan tajam sebelum situasi berhasil dikendalikan.

Pesawat kemudian melakukan pendaratan darurat di Tabuk, Arab Saudi, dengan seluruh penumpang selamat. Anadolu melaporkan.

Netanyahu menyebut pelaku telah mengalami radikalisasi Islam dan diduga bermaksud menjatuhkan pesawat bersama para penumpangnya. Ia juga mengatakan Israel sedang menyelidiki kemungkinan adanya pihak lain yang memerintahkan atau terlibat dalam aksi tersebut.

Baca Juga: Ben-Gvir Ikut Terlibat Pembongkaran Paksa Rumah Keluarga Palestina di Yerusalem Timur

Namun, motif pasti insiden tersebut belum sepenuhnya terungkap. Pemerintah Uni Emirat Arab telah membuka penyelidikan resmi untuk mengungkap motif, kemungkinan perencanaan sebelumnya, serta ada atau tidaknya keterlibatan jaringan lain dalam serangan terhadap penerbangan tersebut.

Penyelidikan juga mencakup latar belakang kopilot yang disebut bernama Hammam al-Hammami. Sejumlah laporan menyebut ia sebelumnya pernah dilarang terbang di Oman karena kekhawatiran terkait pandangan ekstrem, tetapi informasi mengenai riwayat tersebut masih menjadi bagian dari penyelidikan.

Sementara itu, belum ada bukti publik yang mengonfirmasi dugaan keterlibatan Iran dalam insiden tersebut. Netanyahu sendiri mengatakan penyelidikan masih diperlukan untuk memastikan apakah ada pihak yang memerintahkan aksi tersebut dan apakah terdapat hubungan dengan negara lain. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Kementerian Gaza Serukan Perlindungan Terhadap Perempuan, Korban Tewas Capai 11.900

Rekomendasi untuk Anda