Washington, MINA – Menteri Angkatan Laut Amerika Serikat, Hung Cao, mengonfirmasi bahwa instalasi militer utama AS di Bahrain, Naval Support Activity (NSA) Bahrain, markas Armada Kelima AS, mengalami kerusakan parah akibat serangan Iran.
Ia bahkan tidak yakin apakah mempertahankan pasukan AS di sana masih memungkinkan dalam jangka panjang.
“Mereka menghancurkan Bahrain,” kata Cao kepada Epoch Times.
Cao menambahkan bahwa ia memiliki satuan tugas yang sedang memeriksa apakah pangkalan itu bisa atau harus dipulihkan. Dikutip dari New York Post, Jumat (11/9).
Baca Juga: Wabah Pes Mengintai Rusia, WHO Ungkap Data Global
Komentar Cao mengikuti pernyataan Kepala Operasi Angkatan Laut, Laksamana Daryl Caudle, yang mengatakan kepada anggota militer yang terpindah minggu lalu, “Kami tidak akan kembali ke sana (NSA Bahrain) dalam waktu dekat. Saya hanya ingin jujur sepenuhnya dengan itu.”
Pernyataan itu disampaikan sebagai tanggapan atas pertanyaan anggota militer tentang kapan mereka bisa mengambil barang-barang pribadi dari pangkalan. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: EPAL Catat 68.000 Lebih Aksi Pro-Palestina di Eropa dalam Tiga Tahun
















Mina Indonesia
Mina Arabic