Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemukim Ilegal Israel Pamerkan Aksi Kekerasan terhadap Warga Palestina di Grup WhatsApp

Hasanatun Aliyah Editor : Sri Astuti - Ahad, 22 Maret 2026 - 09:20 WIB

Ahad, 22 Maret 2026 - 09:20 WIB

6 Views

Tentara dan pemukim Yahudi Israel. (Foto: x)

Tepi Barat, MINA – Pemukim ilegal Israel yang merampas tanah Palestina membual dalam sebuah grup WhatsApp, tentang peningkatan kekerasan terhadap warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki.

Menurut laporan The Times of Israel yang dikutip Ahad (22/3), pemukim ilegal tersebut membagikan daftar serangan yang dilakukan terhadap warga Palestina selama bulan Ibrani “Adar,” yang berakhir pada Rabu.

Dalam grup WhatsApp bernama “News from Us,” para pemukim mengatakan mereka telah menyerang kota Mikhmas, timur laut Yerusalem Timur yang diduduki, sebanyak lima kali dalam sebulan, serta melakukan tiga serangan di Masafer Yatta di Tepi Barat selatan dan melakukan serbuan di 26 desa Palestina.

Kelompok itu juga membanggakan telah melukai 37 warga Palestina, membakar dua masjid, serta membakar 16 rumah dan 19 kendaraan.

Baca Juga: Jumlah Perempuan Palestina di Penjara Israel Capai 88 Orang

Serangan oleh pemukim ilegal Israel yang merampas tanah Palestina di Tepi Barat yang diduduki terus meningkat. Menurut data PBB, serangan semacam itu telah mencapai tingkat tertinggi dalam 20 tahun terakhir sejak pencatatan dimulai.

Sejak Israel melancarkan serangannya di Jalur Gaza pada Oktober 2023, terjadi pula peningkatan penangkapan, penyerbuan dan serangan terhadap warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki dan Yerusalem Timur.

Tentara Israel dikritik karena menutup mata terhadap serangan pemukim ekstremis, kadang-kadang bertindak bersama mereka dan melakukan pelanggaran hak asasi manusia dengan menggunakan kekuatan berlebihan terhadap warga Palestina di wilayah tersebut, yang telah memperburuk ketegangan dan memicu kekerasan lebih lanjut di Tepi Barat.[]

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Pasukan Israel Mundur dari Hebron Setelah 10 Hari Serangan Militer

Rekomendasi untuk Anda