Al-Quds, MINA – Sembilan pemukim Israel menyerbu kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur yang diduduki pada Jumat (22/5) setelah menganiaya dua petugas keamanan masjid, demikian pernyataan Pemerintah Provinsi Yerusalem.
“Sembilan pemukim menyerbu kompleks Masjid Al-Aqsa setelah menganiaya dua petugas keamanannya, dan mereka membawa persembahan roti,” bunyi pernyataan pemerintah provinsi tersebut, merujuk pada persembahan roti dalam hari raya Yahudi Shavuot.
Pemerintah provinsi menambahkan bahwa para pemukim memasuki masjid secara paksa dan berhasil mencapai halaman Kubah Batu.
Pemerintah provinsi menggambarkan tindakan tersebut sebagai preseden berbahaya dan yang pertama kali terjadi sejak pendudukan Yerusalem pada 1967.
Baca Juga: Ben-Gvir Ikut Terlibat Pembongkaran Paksa Rumah Keluarga Palestina di Yerusalem Timur
Pemerintah provinsi menyatakan bahwa serbuan itu bertepatan dengan hasutan meluas oleh kelompok ekstremis Bukit Bait Suci pada hari raya Yahudi Shavuot dan merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memaksakan realitas baru di dalam kompleks Masjid Al-Aqsa.[]
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Kementerian Gaza Serukan Perlindungan Terhadap Perempuan, Korban Tewas Capai 11.900
















Mina Indonesia
Mina Arabic