Erbil, MINA – Pentagon mengidentifikasi prajurit Amerika Serikat yang tewas dalam insiden saat menjalani kegiatan pelatihan militer di Pangkalan Udara Erbil, Irak utara.
Korban diketahui bernama Sersan Devin A. Seibel (26), personel militer asal Robinson, Texas, yang meninggal ketika bertugas mendukung operasi koalisi internasional di Irak.
Dalam keterangan resminya, yang dikutip Al-Jazeera, Kamis (4/6) Departemen Pertahanan AS menyebut Seibel meninggal pada 31 Mei lalu saat mengikuti aktivitas yang berkaitan dengan pelatihan militer di pangkalan tersebut.
Namun, hingga kini Pentagon belum mengungkap secara rinci penyebab maupun kronologi insiden yang menyebabkan kematian prajurit tersebut karena penyelidikan masih berlangsung.
Baca Juga: Rabi Terkemuka Israel Sebut Lebih Baik Dipimpin Pemerintahan Arab daripada Zionisme
Seibel diketahui bertugas dalam Operation Inherent Resolve, misi yang dipimpin Amerika Serikat bersama sejumlah negara mitra untuk mendukung upaya pemberantasan kelompok ISIS di Irak dan Suriah.
Pangkalan Udara Erbil selama ini menjadi salah satu pusat operasi penting bagi pasukan koalisi internasional yang bekerja sama dengan pemerintah Irak dan pasukan keamanan Kurdi.
Insiden itu terjadi hanya beberapa hari setelah laporan mengenai tewasnya seorang personel militer Inggris dalam kecelakaan saat latihan gabungan di Irak utara.
Otoritas militer Inggris juga menyatakan peristiwa tersebut masih dalam proses investigasi dan belum mengungkap detail penyebab kecelakaan yang menimpa anggotanya.
Baca Juga: Wabah Pes Mengintai Rusia, WHO Ungkap Data Global
Amerika Serikat masih mempertahankan ribuan personelnya di Irak sebagai bagian dari misi pelatihan, konsultasi militer, dan dukungan keamanan bagi pasukan lokal.
Kehadiran pasukan koalisi tersebut difokuskan untuk mencegah kebangkitan kembali kelompok ekstremis yang masih aktif di sejumlah wilayah terpencil Irak dan Suriah. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: EPAL Catat 68.000 Lebih Aksi Pro-Palestina di Eropa dalam Tiga Tahun
















Mina Indonesia
Mina Arabic