Ipoh, MINA – Persidangan Masjid Serantau 2026/1448H bertajuk “Mosques Empowering the Global Ummah: Unity, Wellbeing, and the Advocacy for Al-Aqsa” resmi dimulai di Casuarina Convention Centre, Hotel Casuarina @ Meru, Ipoh, Negeri Perak, Malaysia, Sabtu (29/8).
Persidangan yang berlangsung selama dua hari, 29–30 Agustus 2026, ini diselenggarakan oleh Majlis Perundingan Pertubuhan Islam Malaysia (MAPIM) bekerja sama dengan Jabatan Agama Islam Perak (JAIPk), bertepatan dengan peringatan World Mosque Day.
Kegiatan berskala regional ini menghadirkan 300 hingga 500 pemimpin masjid, ulama, dan pimpinan organisasi non-pemerintah (NGO) dari kawasan Asia Tenggara, mencakup Brunei Darussalam, Filipina, Indonesia, Kamboja, Malaysia, Singapura, dan Thailand.
Keterlibatan NGO lokal dari berbagai negara dinilai penting sebagai mitra strategis dalam penyusunan agenda pemberdayaan ummah, kesiapsiagaan bencana, serta advokasi kemanusiaan untuk Al-Aqsa dan Palestina.
Baca Juga: Türkiye dan Pakistan Bersiap Kerahkan Pasukan ke Saudi
Sejumlah delegasi dari Indonesia turut hadir dalam persidangan ini, di antaranya Abdullah Hehamahua mantan penasihat KPK, perwakilan Jama’ah Muslimin (Hizbullah) Agus Sudarmaji, perwakilan Aqsa Working Group Biro Malaysia Dudin Shobarudin dan Pemimpin Umum Kantor Berita MINA Arief Rahman.
Selain sesi persidangan, panitia turut menggelar Al-Aqsa Charity Night Gala pada Sabtu (29/8/2026) malam sebagai bagian dari rangkaian acara, di samping penyediaan ruang bagi para peserta dan mitra untuk berperan dalam program pembangunan masjid serta dana kemanusiaan dan advokasi Al-Aqsa/Palestina pascapersidangan.
Persidangan ini turut dipimpin oleh Datuk Seri Ustaz Ahmad Awang selaku Pengerusi Jawatankuasa Induk Persidangan Masjid Serantau 2026, bersama Mohd Azmi Abd Hamid selaku Presiden MAPIM yang juga menjabat Pengarah Bersama Jawatankuasa Pelaksana Persidangan Masjid Serantau 2026.
Persidangan mengusung semangat “Berkhidmat Untuk Negara” dan “Perak Sejahtera 2030” sebagai bagian dari visi pembangunan daerah Perak []
Baca Juga: Berakhirnya Misi Militer AS, Irak Hadapi Tekanan Fragmentasi Internal
Mi’raj News Agency (MINA)
















Mina Indonesia
Mina Arabic