Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Perwakilan BoP Bentukan Trump Akan Kunjungi Gaza Pertama Kalinya

Hasanatun Aliyah Editor : Rudi Hendrik - Kamis, 28 Mei 2026 - 10:53 WIB

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:53 WIB

34 Views

Gaza, MINA – Perwakilan dari Dewan Perdamaian (Board of Peace) internasional, yang dibentuk oleh Presiden AS Donald Trump, diperkirakan akan memasuki Jalur Gaza dalam beberapa hari ke depan untuk pertama kalinya sejak lembaga tersebut didirikan awal tahun ini, lapor penyiar publik Israel KAN pada Rabu (27/5).

Penyiar tersebut mengatakan perwakilan dari Nikolay Mladenov, yang ditunjuk Trump sebagai perwakilan tinggi dewan untuk Gaza, telah mengajukan permintaan resmi kepada tentara Israel untuk memasuki wilayah kantong yang diblokade inilah.

Menurut laporan itu, ini akan menandai kunjungan pertama perwakilan Board of Peace ke Gaza sejak lembaga itu dibentuk berbulan-bulan lalu.

Penyiar tersebut mengutip sumber dalam dewan yang mengatakan bahwa gerakan perlawanan Palestina Hamas belum mengerti bahwa mereka harus melucuti senjata dan menambahkan bahwa pembunuhan para pemimpin brigade bersenjata kelompok tersebut, Brigade Al-Qassam, adalah bagian dari proses pelucutan senjata Hamas.

Baca Juga: Jumlah Perempuan Palestina di Penjara Israel Capai 88 Orang

Pada Selasa (26/5) malam, serangan Israel di Gaza barat menewaskan Mohammed Awda, kepala brigade tersebut.

Penyiar tersebut menambahkan bahwa Mladenov pekan lalu menyajikan rencana 15 poin yang bertujuan untuk mengimplementasikan inisiatif Trump untuk Gaza, termasuk pengerahan pasukan multinasional yang disebut Pasukan Stabilisasi Internasional.

Menurut laporan itu, Washington diperkirakan akan menjadi lebih terlibat dalam urusan Gaza setelah meredanya konfrontasi dengan Iran, dengan kunjungan yang diantisipasi dari perwakilan Board of Peace dilihat sebagai indikator awal dari keterlibatan tersebut.[]

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Pasukan Israel Mundur dari Hebron Setelah 10 Hari Serangan Militer

Rekomendasi untuk Anda