Copenhagen, MINA – Polisi Denmark menggunakan pentungan dan menangkap sejumlah aktivis saat aksi pro-Palestina di depan kantor pusat perusahaan pelayaran Maersk di Copenhagen, Rabu (13/5).
Melansir Middle East Monitor, aksi tersebut digelar dalam kampanye “Mask off Maersk” yang menuntut Maersk menghentikan pengiriman barang yang diduga terkait dengan Zionis Israel di tengah perang genosida Gaza.
Para demonstran menyebut Maersk tetap mengirimkan senjata dan barang ke Zionis Israel meski mendapat kritik internasional atas agresi di Gaza.
Menurut laporan media Denmark Arbejderen, sekitar 100 polisi dikerahkan untuk membubarkan aksi setelah para aktivis mencoba memblokade pintu masuk kantor pusat Maersk.
Baca Juga: Wabah Pes Mengintai Rusia, WHO Ungkap Data Global
Foto dan video yang beredar menunjukkan polisi Denmark menggunakan pentungan, menyeret demonstran dari lokasi aksi, dan menangkap beberapa aktivis pro-Palestina.
Laporan tersebut mengungkapkan, sekitar 20 aktivis ditahan dan dibawa polisi dari lokasi demonstrasi.
Dalam aksi itu, para demonstran membawa spanduk bertuliskan “Maersk serves genocide” dan meneriakkan slogan “Denmark, say no to genocide.”
Aktivis pro-Palestina menuntut Maersk menghentikan seluruh hubungan bisnis yang mendukung Zionis Israel.
Baca Juga: EPAL Catat 68.000 Lebih Aksi Pro-Palestina di Eropa dalam Tiga Tahun
Mereka menilai perusahaan pelayaran itu ikut berkontribusi dalam “genosida terhadap rakyat Palestina.”
Demonstrasi di kantor Maersk ini terjadi di tengah meningkatnya tekanan kelompok pro-Palestina di Eropa terhadap perusahaan-perusahaan yang dituding memiliki hubungan logistik atau bisnis dengan Zionis Israel selama perang Gaza berlangsung.
Dalam beberapa bulan terakhir, Maersk berulang kali menjadi sasaran aksi protes terkait dugaan keterlibatan pengiriman logistik yang berhubungan dengan pasokan militer dan barang menuju Zionis Israel atau permukiman ilegal Yahudi. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Inggris Ancam Usir 27 Diplomat Israel Usai Penutupan Konsulat di Yerusalem Timur
















Mina Indonesia
Mina Arabic