Tokyo, MINA— Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi menyebut penurunan populasi sebagai salah satu tantangan serius yang dihadapi negaranya. Dalam pidato kebijakan di parlemen Jepang, Senin (5/10), Takaichi menyebut persoalan tersebut sebagai krisis nasional yang berkembang secara perlahan.
Takaichi mengatakan pemerintah akan menyusun strategi komprehensif untuk mengatasi penurunan populasi pada akhir tahun ini. Langkah tersebut menjadi bagian dari agenda pemerintah menghadapi perubahan demografi yang ditandai menyusutnya jumlah penduduk dan meningkatnya proporsi warga lanjut usia. The Mainichi melaporkan.
Data terbaru Biro Statistik Jepang menunjukkan jumlah penduduk Jepang per 1 September 2026 diperkirakan mencapai 122,65 juta jiwa, turun sekitar 540 ribu orang atau 0,44 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Jumlah warga negara Jepang mencapai sekitar 118,92 juta jiwa, turun 860 ribu orang atau 0,72 persen.
Pada saat yang sama, jumlah penduduk berusia 65 tahun ke atas mencapai sekitar 36,21 juta jiwa. Angka tersebut menunjukkan semakin kuatnya fenomena penuaan penduduk Jepang, sementara kelompok usia produktif dan anak-anak terus mengalami penyusutan.
Baca Juga: Wabah Pes Mengintai Rusia, WHO Ungkap Data Global
Pemerintah Jepang mencatat pada 2025, penduduk berusia 65 tahun ke atas mencapai 29,4 persen dari total populasi.
Persoalan demografi tersebut berpotensi memengaruhi ketersediaan tenaga kerja, sistem jaminan sosial, pertumbuhan ekonomi dan pembiayaan negara. Pemerintah Jepang dalam beberapa tahun terakhir telah mendorong berbagai kebijakan untuk meningkatkan angka kelahiran, sekaligus menghadapi kebutuhan tenaga kerja di tengah populasi yang semakin menua.
Selain persoalan kependudukan, Takaichi dalam pidatonya juga menyinggung agenda ekonomi dan hubungan luar negeri Jepang. Ia berjanji menjaga keberlanjutan fiskal di tengah tingginya utang pemerintah serta berupaya membangun hubungan yang konstruktif dan stabil dengan China. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Inggris Ancam Usir 27 Diplomat Israel Gegara Konsulat Yerusalem
















Mina Indonesia
Mina Arabic