Lisbon, MINA – Portugal mengecam kekerasan pemukim ilegal Zionis Israel di Tepi Barat Palestina yang terus meningkat dan menyerukan semua pihak menahan diri serta melindungi warga sipil.
Menteri Luar Negeri Portugal, Paulo Rangel, pada Rabu (29/7) menyampaikan keprihatinan mendalam atas memburuknya situasi di Tepi Barat Palestina.
Mengutip Xinhua, dalam pernyataannya Rangel menegaskan bahwa kekerasan pemukim Zionis Israel dan perluasan permukiman di Tepi Barat Palestina merupakan pelanggaran hukum internasional dan semakin menghambat terwujudnya perdamaian.
Ia kembali menegaskan dukungan Portugal terhadap solusi dua negara sebagai satu-satunya jalan untuk mencapai perdamaian yang adil, langgeng, dan berkelanjutan.
Baca Juga: Rabi Terkemuka Israel Sebut Lebih Baik Dipimpin Pemerintahan Arab daripada Zionisme
Pernyataan Portugal disampaikan pada hari yang sama ketika Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperingatkan bahwa kekerasan pemukim ilegal Zionis Israel dan aneksasi wilayah Tepi Barat Palestina terus meningkat, meskipun Mahkamah Internasional telah menyatakan penjajahan Israel di wilayah Palestina sebagai tindakan ilegal dua tahun lalu.
Sementara itu, pasukan Zionis Israel melancarkan serangan militer pada Rabu malam di desa Burin, Madama, dan Tell di Kegubernuran Nablus, Tepi Barat utara.
Dalam operasi tersebut, sedikitnya 12 warga Palestina ditangkap.
Ketegangan di Tepi Barat Palestina meningkat setelah bentrokan pekan lalu di wilayah Nablus yang menewaskan empat warga Palestina dan dua warga Israel.
Baca Juga: Wabah Pes Mengintai Rusia, WHO Ungkap Data Global
Setelah itu, Zionis Israel mengerahkan tambahan pasukan militer dan mengambil alih empat kamp pengungsi Palestina.
PBB juga menyampaikan keprihatinan atas rencana pemerintah Zionis Israel untuk memperluas permukiman dan pos-pos ilegal di Tepi Barat Palestina.
Menurut PBB, pembatasan terhadap kebebasan bergerak warga Palestina semakin menghambat akses mereka terhadap layanan kesehatan, pendidikan, dan kebutuhan dasar lainnya.[]
Baca Juga: EPAL Catat 68.000 Lebih Aksi Pro-Palestina di Eropa dalam Tiga Tahun
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Inggris Ancam Usir 27 Diplomat Israel Usai Penutupan Konsulat di Yerusalem Timur
















Mina Indonesia
Mina Arabic