Jakarta, MINA — Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional Majelis Ulama Indonesia (MUI), Sudarnoto Abdul Hakim, menilai terpilihnya Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin tertinggi Iran menggantikan ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei, menjadi momentum penting dalam dinamika perlawanan terhadap Amerika Serikat dan Israel.
Menurut Sudarnoto pada Selasa (10/3), serangan brutal yang diarahkan kepada Ayatollah Ali Khamenei justru memicu serangan balasan dari Iran yang berdampak besar terhadap berbagai kepentingan strategis Israel dan Amerika Serikat di sejumlah wilayah.
Ia menilai perkembangan tersebut menunjukkan bahwa perkiraan dan harapan Amerika Serikat serta Israel mengalami kegagalan yang sangat serius.
“Dengan dipilihnya Mojtaba Khamenei, Amerika dan Israel akan mengalami kebangkrutan secara moral, ekonomi, politik maupun militer,” ujarnya.
Baca Juga: MUI Apresiasi Pencopotan Kapolres Sukoharjo, Terkait Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran
Sudarnoto mengatakan Mojtaba Khamenei tidak hanya merupakan anak biologis dari Ayatollah Ali Khamenei, tetapi juga penerus ideologis yang diyakini akan tetap istiqamah mengusung semangat perlawanan terhadap ketidakadilan dan kezaliman yang selama ini dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel.
Ia menilai kekuatan perlawanan Iran akan semakin kuat di bawah kepemimpinan Mojtaba Khamenei. Hal tersebut, menurutnya, dapat mempercepat melemahnya dominasi Amerika Serikat dan Israel di kawasan.
Selain itu, Sudarnoto juga menyinggung dinamika internal yang terjadi di Israel dan Amerika Serikat serta meningkatnya perbedaan sikap di sejumlah negara Eropa terhadap kebijakan Amerika Serikat. Menurutnya, kondisi tersebut dapat menjadi momentum penting bagi perubahan konstelasi politik global.
Sudarnoto berharap situasi ini menjadi momentum historis bagi runtuhnya hegemoni imperialistik Amerika Serikat dan Israel, sekaligus membuka jalan bagi kemerdekaan Palestina.
Baca Juga: Aktivis Ilustrasikan Gempa, Rasakan Getaran Bom di Palestina
Ia juga berharap kepemimpinan Mojtaba Khamenei dapat menjadi peluang bagi penguatan persatuan dunia Islam, peningkatan peran Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), serta mendorong reformasi di tubuh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
“Saya berharap ini menjadi momentum historis yang sangat penting bagi jalan porak-porandanya hegemoni imperialistik duet Anerika Israel, rontoknya BoP, dan kemerdekaan Palestina. Saya juga berharap, terpilihnya Mojtaba’ menjadi peluang bagi persatuan dunia Islam, penguatan OKI dan reformasi PBB,” tuturnya.
Sudarnoto menyampaikan ucapan selamat kepada Mojtaba Khamenei atas amanah yang diembannya. Ia berharap Mojtaba diberikan kekuatan lahir dan batin serta kemudahan dalam menjalankan tugas kepemimpinannya demi terciptanya perdamaian dan keadilan di dunia. []
Baca Juga: Pimpinan Hidayatullah: Sampai Kapan Bela Palestina? Sampai Palestina Merdeka!
Mi’raj News Agency (MINA)
















Mina Indonesia
Mina Arabic