Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Proyek Energi Nuklir Arab Saudi Berjalan Sesuai Rencana

Ali Farkhan Tsani Editor : Widi Kusnadi - Selasa, 15 September 2026 - 02:14 WIB

Selasa, 15 September 2026 - 02:14 WIB

23 Views ㅤ

Menteri Energi Arab Saudi Pangeran Abdulaziz bin Salman Al Saud. (Thetattooedteaher)

Riyadh, MINA – Menteri Energi Arab Saudi Pangeran Abdulaziz bin Salman Al Saud mengatakan pada Senin (14/9) bahwa proyek energi nuklir nasionalnya berjalan sesuai rencana.

Pangeran Abdulaziz menekankan bahwa tenaga nuklir telah menjadi bagian penting dari pembauran energi negara tersebut.

Berbicara pada Konferensi Umum ke-70 Badan Energi Atom Internasional (IAEA) di Wina, Pangeran Abdulaziz mengatakan dunia sedang menyaksikan pertumbuhan permintaan energi yang pesat, didorong oleh ekspansi ekonomi, teknologi, dan industri. Seperti dilaporkan Anadolu.

“Diversifikasi sumber energi dan memastikan keandalan serta keberlanjutannya menjadi hal yang diperlukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan keamanan energi,” ujarnya.

Baca Juga: Türkiye dan Pakistan Bersiap Kerahkan Pasukan ke Saudi

“Arab Saudi telah mengkonsolidasikan posisinya sebagai sumber energi yang andal dan mitra aktif di pasar energi global, sambil terus menginvestasikan berbagai sumber dayanya di sektor energi dan mineral,” ujarnya.

Ia menambahkan, negaranya sedang melangkah maju dengan membangun campuran energi nasional yang komprehensif, termasuk energi nuklir, untuk memanfaatkan sumber daya yang tersedia.

Pangeran Abdulaziz menekankan, pemerintahnya mengembangkan program nuklirnya “tidak terpisah dari komunitas internasional,” tetapi terus memperkuat sistem energi nuklir nasional dan regulasi serta bekerja secara transparan dengan mitra di bidang energi dan mineral.

“Pencantuman energi nuklir dalam campuran energi nasional dilakukan di bawah kerangka regulasi yang solid sesuai dengan kewajiban internasional Kerajaan,” tambah menteri.

Baca Juga: Berakhirnya Misi Militer AS, Irak Hadapi Tekanan Fragmentasi Internal

“Program nuklir Saudi bersifat damai dan jelas, dan tidak berada dalam di pegunungan atau bunker,” katanya, seraya menambahkan bahwa program ini didasarkan pada transparansi dan komitmen terhadap standar internasional.

Ia mengatakan Arab Saudi bekerja secara transparan dan akan terus melakukannya bekerja sama dengan mitra dan IAEA.

Pangeran Abdulaziz mengatakan Arab Saudi memiliki kekayaan mineral yang luas dan berkomitmen untuk mengamankan rantai pasokan mineral, mengembangkan penemuan tanah jarang, serta mengubah sumber daya menjadi nilai ekonomi yang berkelanjutan.

Ia mengatakan kerajaan sedang melanjutkan eksplorasi uranium dan bekerja untuk mengekstraksi uranium terkait sebagai bagian dari produksi pupuk.

Baca Juga: Pakta Pertahanan Mekah Siap Kerahkan Pasukan Hadapi Houthi

“Arab Saudi telah menemukan 110 juta ton bahan baku yang mengandung konsentrasi uranium di wilayah Madinah,” tambahnya.

Pangeran Abdulaziz juga mengatakan Arab Saudi adalah eksportir pupuk fosfat terbesar kedua di dunia. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Arab Saudi akan Regularkan Status Tinggal Warga Negara Ilegal Yaman

Rekomendasi untuk Anda

Dunia Islam
Dunia Islam
Dunia Islam
Dunia Islam
Dunia Islam