Yerusalem, MINA – Tiga keluarga Abu Sbeih terpaksa mengungsi akibat rumah dan tanah mereka runtuh karena adanya penggalian Israel di bawah Kompleks Masjid Al-Aqsa, di lingkungan Ain al-Fouqa, Silwan pada Senin (19/1).
Sebuah ruangan di dalam salah satu rumah yang berdekatan dengan Kompleks Masjid Al-Aqsa ambruk, sehingga membahayakan penghuninya.
Dilansir dari WAFA, pemerintah Provinsi Yerusalem menyatakan bahwa insiden itu terjadi setelah runtuhnya tembok penahan pada hari sebelumnya yang telah diwanti-wanti.
Warga mengkonfirmasi bahwa mereka telah memberi tahu pemerintah kota Israel untuk mengambil tindakan yang menyelesaikan tembok penahan, tetapi pemerintah Israel menolak mengambil tindakan pencegahan apa pun, sehingga menimbulkan kerusakan lebih lanjut yang mengancam keselamatan warga.
Baca Juga: Kementerian Gaza Serukan Perlindungan Terhadap Perempuan, Korban Tewas Capai 11.900
Fawaz Abu Sbeih mengatakan kepada Pemerintah Provinsi Yerusalem, keluarganya telah menyerahkan beberapa laporan resmi kepada pemerintah kota Israel mengenai retakan serius di dinding rumah mereka akibat penggalian Israel di bawah dan di sekitar rumah.
Dia menjelaskan bahwa dampak penggalian itu telah memburuk secara signifikan dengan datangnya badai baru-baru ini, sehingga mempercepat keruntuhan. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Sekitar 145 Pemukim Ekstremis Israel Serbu Masjid Al-Aqsa
















Mina Indonesia
Mina Arabic