Al-Quds, MINA – Ketua Komisi Agung Islam sekaligus Imam Masjid Al-Aqsa, Syekh Dr. Ikrima Saeed Sabri, menyerukan umat Islam untuk melaksanakan puasa sunnah Tasu’ah pada Rabu, 9 Muharram dan puasa Asyura pada Kamis, 10 Muharram 1448 H, yang bertepatan dengan, 24–25 Juni 2026 M.
Syekh Sabri menjelaskan bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam biasa berpuasa pada hari Asyura dan memerintahkan umatnya untuk melaksanakannya.
“Puasa pada hari Asyura, aku berharap kepada Allah agar menghapus dosa setahun yang lalu,” sabda Nabi yang ia kutip .
Dia menekankan bahwa ibadah puasa dalam Islam tidak terbatas pada puasa wajib di bulan Ramadhan. Terdapat banyak puasa sunnah yang dianjurkan untuk mendekatkan diri kepada Allah sepanjang tahun, di antaranya Puasa Tasu’a dan Asyura.
Baca Juga: Pasukan Israel Mundur dari Al-Khalil Usai Sepuluh Hari Lakukan Pengepungan
Syekh Ikrima juga menyerukan kepada warga Muslim Al-Quds dan sekitarnya untuk melakukan ziarah ke Masjid Al-Aqsa pada dua hari tersebut, memperbanyak doa, menghadiri majelis ilmu, dan mengikuti kajian keislaman.
Tujuannya adalah untuk meraih pahala besar dan memperkuat ikatan spiritual dengan kiblat pertama umat Islam, serta untuk terus menjagakesuciannya dari serangan pemukim ekstrem Yahudi.
Syekh Ikrima juga menyampaikan pesan mendesak kepada negara-negara Arab dan Islam untuk mengakhiri perpecahan yang melanda banyak negara, menghilangkan perselisihan sektarian di antara umat Islam dan memikul tanggung jawab melindungi tempat-tempat suci di Al-Quds dan Palestina, terutama Masjid Al-Aqsa.
“Umat Islam agar terus menyatukan barisan dalam menghadapi kampanye global terhadap Islam dan aktif menyebarkan ajaran Islam berdasarkan nilai-nilai toleransi, keadilan, dan cinta,” lanjutnya.
Baca Juga: Liga Arab Kutuk Penyiksaan Sistematis terhadap Tahanan Asal Gaza di Penjara Israel
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Operasi Militer Israel di Al-Khalil Masuk Hari ke-10, Pelanggaran Terus Meningkat
















Mina Indonesia
Mina Arabic