Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tak Ampuni Kasus Korupsi Netanyahu, Trump Sebut Presiden Israel Pembohong

sri astuti Editor : Arif R - Senin, 23 Maret 2026 - 22:33 WIB

Senin, 23 Maret 2026 - 22:33 WIB

74 Views ㅤ

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu (kiri) dan Presiden AS Donald Trump (kanan). (Foto: AlJazeera)

Washington, MINA – Presiden AS Donald Trump pada Ahad (22/3) melancarkan kritik pedas terhadap Presiden Israel Isaac Herzog, menyebutnya lemah, menyedihkan dan menuduhnya berbohong tentang janji untuk mengampuni Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.

“Dia mengatakan kepada saya berkali-kali, lebih dari sekali, bahwa dia akan mengampuninya, dan dia berbohong kepada saya,” kata Trump kepada Channel 14 Israel, menambahkan bahwa Herzog “bukan seorang pemimpin”. Demikian dikutip dari MEMO.

Dia berpendapat persidangan korupsi Netanyahu yang sedang berlangsung merupakan pengalihan perhatian dari upaya perang.

“Bibi perlu fokus pada perang, bukan pada hal-hal yang tidak penting,” katanya.

Baca Juga: Wabah Pes Mengintai Rusia, WHO Ungkap Data Global

Trump telah berulang kali menekan masalah ini. Sebelumnya dia menyebut Herzog “orang yang lemah dan tidak berguna” dan menuduhnya menggunakan masalah pengampunan sebagai alat tawar-menawar politik.

Seorang pejabat senior Israel membantah pernyataan Trump, mengatakan Herzog tidak pernah membuat janji seperti itu dan telah memberi tahu penasihat Trump ia akan mempertimbangkan permintaan tersebut sesuai dengan prosedur hukum.

Netanyahu menghadapi tuduhan korupsi domestik yang telah berlangsung lama terkait dengan bantuan dan keuntungan yang diduga diterimanya sebagai imbalan atas bantuan regulasi, tindakan legislatif, dan dukungan diplomatik kepada pengusaha kaya dan tokoh media.

Mengenai perang dengan Iran, Trump menolak untuk mengklarifikasi apakah pasukan AS bermaksud untuk menargetkan atau merebut infrastruktur minyak dan gas Iran, hanya mengatakan bahwa ia tidak dapat menjawab hal itu pada tahap ini.

Baca Juga: EPAL Catat 68.000 Lebih Aksi Pro-Palestina di Eropa dalam Tiga Tahun

Serangan AS-Israel terhadap Iran dimulai pada 28 Februari dan dilaporkan telah menewaskan sedikitnya 1.300 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi saat itu, Ayatollah Ali Khamenei.

Iran telah membalas dengan serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel, Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk yang menampung aset militer AS. []

 

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Inggris Ancam Usir 27 Diplomat Israel Usai Penutupan Konsulat di Yerusalem Timur

Rekomendasi untuk Anda

Internasional
Internasional
Indonesia
Palestina