Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tentara Israel Culik 7 Warga Palestina di Tepi Barat

Hasanatun Aliyah Editor : Rudi Hendrik - Kamis, 27 Agustus 2026 - 00:40 WIB

Kamis, 27 Agustus 2026 - 00:40 WIB

17 Views

Penggerebekan pasukan Israel di rumah warga Palestina di Tepi Barat. (Foto: @idfonline/X)

Tepi Barat, MINA – Tentara penjajah Israel menculik tujuh warga Palestina dan menganiaya dua lainnya pada Rabu (26/8) dalam penyerbuan di Tepi Barat yang diduduki.

Pasukan Zionis juga memasang gerbang di satu-satunya jalan menuju tiga rumah warga Palestina yang dikepung bersama pemukim Israel di Qusra, Tepi Barat.

Lembaga Pemasyarakatan Palestina, sebuah organisasi non-pemerintah, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pasukan Israel menangkap tiga warga Palestina di provinsi Jenin, termasuk seorang wanita dan seorang pria penyandang disabilitas akibat luka tembak Israel sebelumnya, setelah menggerebek dan menggeledah rumah-rumah mereka.

Di provinsi Qalqilya, pasukan Israel menangkap seorang warga Palestina dari kota Azzun setelah menggerebek kota tersebut dan menggeledah rumahnya.

Baca Juga: Kementerian Gaza Serukan Perlindungan Terhadap Perempuan, Korban Tewas Capai 11.900

Pasukan Israel juga menangkap seorang pemuda Palestina dari kamp pengungsi Dheisheh di selatan Bethlehem.

Sementara itu, pemukim Israel mencuri beberapa ekor domba milik seorang warga Palestina di kota Al-Ubeidiya di timur provinsi tersebut.

Di provinsi Hebron, pasukan Israel menangkap dua warga Palestina dari kota Adh-Dhahiriya dan kamp pengungsi Al-Fawwar setelah menggerebek rumah-rumah mereka.

Pasukan penjajah Israel juga menggerebek kota Beit Ummar di Hebron, menggeledah beberapa rumah dan menganiaya warga Palestina, menurut sumber-sumber tersebut.

Baca Juga: Sekitar 145 Pemukim Ekstremis Israel Serbu Masjid Al-Aqsa

Tentara Israel juga menutup gerbang besi antara kamp pengungsi Al-Arroub dan Beit Ummar, utara Hebron, mencegah warga Palestina menggunakan rute yang menghubungkan kedua wilayah tersebut.

Tepi Barat yang diduduki telah mengalami eskalasi yang terus meningkat dalam penggerebekan tentara Israel dan serangan oleh pemukim Israel terhadap warga Palestina sejak dimulainya perang Israel di Gaza pada Oktober 2023.[]

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Serangan Terbaru Israel Tewaskan Seorang Warga Gaza, Sejumlah Lainnya Terluka

Rekomendasi untuk Anda