Jakarat, MINA – Tim Ukhuwah Alfatah Rescue (UAR) kembali menunjukkan komitmennya dalam misi kemanusiaan dengan mengerahkan relawan untuk membantu para korban banjir bandang dan longsor. Pada Ahad (4/1), sebanyak 25 relawan UAR diberangkatkan menuju wilayah terdampak bencana di Provinsi Sumatra Utara.
Pemberangkatan relawan dilakukan menggunakan Kapal Kemanusiaan PMI–Kalla Line. Dari total relawan yang diberangkatkan, terdiri atas 23 relawan laki-laki dan dua relawan perempuan yang telah dipersiapkan untuk menjalankan tugas-tugas kemanusiaan di lokasi bencana.
Koordinator Tim Ukhuwah Alfatah Rescue menyampaikan bahwa misi ini merupakan bagian dari respon cepat UAR terhadap kondisi darurat yang dialami masyarakat di sejumlah wilayah Sumatra Utara akibat banjir bandang dan longsor. Kehadiran relawan diharapkan dapat membantu meringankan beban para korban, baik melalui bantuan evakuasi, distribusi logistik, maupun dukungan kemanusiaan lainnya.
Ia menambahkan, para relawan yang diberangkatkan telah dibekali dengan perlengkapan dasar serta pembekalan lapangan agar dapat bekerja secara efektif dan aman di daerah terdampak. Selain itu, koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk PMI dan unsur terkait di daerah tujuan, telah dilakukan untuk memastikan bantuan tepat sasaran.
Baca Juga: MUI Apresiasi Pencopotan Kapolres Sukoharjo, Terkait Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran
Ukhuwah Alfatah Rescue selama ini dikenal aktif terlibat dalam berbagai misi kebencanaan di tanah air. Melalui pengiriman relawan ke Sumatra Utara, UAR menegaskan kembali perannya sebagai bagian dari elemen masyarakat sipil yang peduli terhadap nilai-nilai kemanusiaan dan solidaritas antar sesama.
Hingga saat ini, tim UAR terus memantau perkembangan situasi di lapangan dan membuka peluang pengiriman bantuan lanjutan sesuai dengan kebutuhan para korban bencana. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Aktivis Ilustrasikan Gempa, Rasakan Getaran Bom di Palestina
















Mina Indonesia
Mina Arabic