Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tokoh Oposisi Venezuela Dukung AS Tangkap Maduro

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Ahad, 4 Januari 2026 - 13:52 WIB

Ahad, 4 Januari 2026 - 13:52 WIB

8 Views ㅤ

María Corina Machado (foto: X)

Caracas, MINA – Pemimpin oposisi Venezuela María Corina Machado menyatakan dukungan penuh terhadap strategi Presiden Amerika Serikat Donald Trump dalam menghadapi rezim Presiden Nicolás Maduro, menganggap langkah itu sebagai upaya penting untuk mengakhiri kepemimpinan yang kontroversial di negaranya.

Machado, yang dikenal sebagai figur utama oposisi dan peraih Penghargaan Nobel Perdamaian 2025, menyambut strategi Trump yang meningkatkan tekanan politik dan militer terhadap pemerintahan Maduro. Dia menilai kebijakan AS sebagai “juara kebebasan” yang membantu mempercepat perubahan demokratis di Venezuela.

Dalam pernyataannya yang disiarkan media internasional, Machado menyampaikan bahwa masyarakat Venezuela telah lama menderita di bawah apa yang dia sebut sebagai “rezim kriminal” yang berkonspirasi dengan jaringan narkotika dan kekuatan asing, sehingga diperlukan tekanan kuat dari luar untuk memaksa perubahan.

Machado juga menyebut bahwa tindakan Trump, termasuk pengetatan sanksi, operasi militer di kawasan Karibia, dan pembatasan ekonomi terhadap rezim Maduro, merupakan bagian dari upaya kolektif untuk melemahkan struktur kekuasaan yang dia nilai tidak lagi mencerminkan kehendak rakyat Venezuela.

Baca Juga: Rabi Terkemuka Israel Sebut Lebih Baik Dipimpin Pemerintahan Arab daripada Zionisme

Tokoh oposisi itu menegaskan bahwa dukungan terhadap Trump bukan hanya strategi politik, tetapi merupakan refleksi dari harapan besar rakyat Venezuela akan kebebasan, demokrasi, dan kembalinya stabilitas negara setelah bertahun-tahun konflik internal.

María Corina Machado merupakan salah satu pemimpin oposisi terkemuka di Venezuela yang telah lama mengkritik pemerintah Presiden Nicolás Maduro, terutama soal tuduhan korupsi, pelanggaran hak asasi, dan dugaan keterlibatan rezim dalam jaringan kejahatan transnasional.

Dalam beberapa tahun terakhir, oposisi Venezuela makin intensif mencari dukungan internasional, termasuk dari pemerintah AS, untuk menekan rezim Maduro agar menyerahkan kekuasaan dan membuka jalan bagi transisi demokratis. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Wabah Pes Mengintai Rusia, WHO Ungkap Data Global

Rekomendasi untuk Anda

Internasional
Info MINA
Internasional
Eropa