Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Turki Sambut Baik Serangan AS ke Suriah

Rudi Hendrik - Ahad, 15 April 2018 - 05:54 WIB

Ahad, 15 April 2018 - 05:54 WIB

84 Views

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. (Foto ahaber)
    Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. (Foto ahaber)

Ankara, MINA – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyambut baik operasi militer yang dipimpin Amerika Serikat (AS) di Suriah dan menyebutnya sebagai tanggapan “tepat” atas serangan kimia baru-baru ini terhadap warga sipil, Sabtu (14/4).

Perdana Menteri Binali Yildirim juga  menambahkan,  itu adalah “langkah positif”. Ia menegaskan, rakyat Suriah “telah dibantai selama tujuh tahun”, demikian Al Jazeera melaporkan.

Sabtu pagi, AS bersama Inggris dan Perancis melancarkan gelombang serangan terhadap Pemerintahan Suriah pimpinan Presiden Bashar Al-Assad, awal pelaksanaan ancaman Presiden AS Donald Trump sebelumnya.

Serangan itu merupakan tanggapan atas dugaan serangan senjata kimia terhadap warga sipil yang dipersalahkan kepada Damaskus dan sekutunya, Rusia serta Iran, demikian The New Arab melaporkan.

Baca Juga: Iran Ancam Tutup Jalur Laut Merah Jika Blokade AS di Hormuz Berlanjut

Ketika Trump memulai sebuah pidato di Gedung Putih untuk mengumumkan tindakan tersebut, ledakan terdengar di ibu kota Suriah, Damaskus, menandakan babak baru dalam perang saudara yang sudah tujuh tahun berlangsung.

Koresponden AFP melaporkan dari Damaskus, beberapa ledakan berturut-turut terdengar pada pukul 04.00 pagi waktu Suriah, diikuti oleh suara pesawat di atasnya. Asap bisa terlihat membumbung dari sisi utara dan timur ibu kota. (T/RI-1/RS1)

 

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: 47 Tahun Perang Ekonomi AS, Aset Beku Iran Capai Rp1.700 Triliun

Rekomendasi untuk Anda

Dunia Islam
Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, dalam pidatonya di Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ke-80 pada Selasa (23/9) di New York, Amerika Serikat mengangkat sebuah foto seorang anak Palestina yang kekurangan gizi parah di Gaza (foto: Anadolu Agency)
Internasional
Internasional
Komisi PBB Lanjutkan Penyelidikan di Wilayah Palestina
Palestina
Internasional
Dunia Islam