Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

UEA Disebut Bayar Iran Miliaran Dolar untuk Hentikan Serangan

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Sabtu, 13 Juni 2026 - 09:09 WIB

Sabtu, 13 Juni 2026 - 09:09 WIB

67 Views ㅤ

Ilustrasi: bendera Uni Emirat Arab dan Iran. (Gambar: dok. Ariana News)

Abu Dhabi, MINA –  Uni Emirat Arab (UEA) disebut telah menyalurkan dana bernilai miliaran dolar kepada Iran sebagai bagian dari upaya mencegah serangan terhadap wilayah dan kepentingannya di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Teluk.

Informasi tersebut muncul saat konflik Iran dengan Israel dan sekutunya terus memicu kekhawatiran meluasnya perang di Timur Tengah. Al-Jazeera melaporkan, Sabtu (13/6).

Menurut laporan yang beredar, langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari pendekatan diplomatik dan keamanan yang ditempuh Abu Dhabi untuk menjaga stabilitas nasional serta melindungi infrastruktur strategisnya.

UEA selama ini menjadi salah satu pusat perdagangan, keuangan, dan energi terpenting di kawasan Teluk sehingga setiap eskalasi konflik berpotensi memberikan dampak besar terhadap perekonomian negara tersebut.

Baca Juga: Türkiye dan Pakistan Bersiap Kerahkan Pasukan ke Saudi

Meski demikian, belum terdapat konfirmasi resmi dari pemerintah UEA maupun Iran terkait kebenaran laporan tersebut.

Sejumlah pengamat menilai informasi itu mencerminkan besarnya kekhawatiran negara-negara Teluk terhadap kemungkinan konflik regional yang lebih luas, terutama setelah meningkatnya ketegangan antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat dalam beberapa bulan terakhir.

UEA sendiri dalam beberapa tahun terakhir berupaya menjaga hubungan yang relatif stabil dengan Iran meskipun memiliki perbedaan kepentingan geopolitik di kawasan.

Abu Dhabi juga terus mengembangkan jalur komunikasi diplomatik dengan Teheran guna mengurangi risiko konfrontasi langsung yang dapat mengganggu keamanan kawasan Teluk.

Baca Juga: Berakhirnya Misi Militer AS, Irak Hadapi Tekanan Fragmentasi Internal

Kawasan Teluk memiliki arti strategis bagi perekonomian global karena menjadi jalur utama perdagangan energi dunia. Gangguan keamanan di wilayah tersebut dapat memengaruhi pasokan minyak dan gas internasional, serta mendorong kenaikan harga energi global.

Karena itu, negara-negara di kawasan terus berupaya menghindari konflik terbuka yang berpotensi mengancam stabilitas ekonomi regional dan internasional.

Di tengah meningkatnya ketidakpastian geopolitik, stabilitas keamanan dipandang sebagai faktor utama untuk menjaga keberlangsungan investasi, perdagangan, dan aktivitas ekonomi di kawasan yang menjadi salah satu pusat energi dunia tersebut. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Pakta Pertahanan Mekah Siap Kerahkan Pasukan Hadapi Houthi

Rekomendasi untuk Anda

Internasional
Dunia Islam
Artikel
Dunia Islam
Internasional