Gaza, MINA – Hampir 90% bangunan sekolah di seluruh Jalur Gaza telah rusak atau hancur selama genosida dua tahun Israel di wilayah tersebut, kata badan PBB untuk pengungsi Palestina (UNRWA) pada Kamis (12/2).
Dalam sebuah unggahan di X, badan tersebut mengatakan sekolah-sekolah yang masih berdiri sebagian besar telah diubah menjadi tempat penampungan, sehingga anak-anak menerima pendidikan di ruang belajar sementara atau melalui platform digital. Demikian dikutip dari Anadolu.
“Di seluruh Gaza, hampir 90% dari semua bangunan sekolah telah rusak atau hancur selama perang,” kata badan tersebut, menambahkan bahwa timnya terus memberikan dukungan pembelajaran meskipun terjadi kehancuran yang meluas.
Setidaknya 591 warga Palestina syahid dan lebih dari 1.578 lainnya terluka dalam serangan Israel sejak kesepakatan gencatan senjata berlaku pada 10 Oktober 2025, menurut Kementerian Kesehatan Gaza.
Baca Juga: Kementerian Gaza Serukan Perlindungan Terhadap Perempuan, Korban Tewas Capai 11.900
Genosida Israel di Gaza, yang dimulai pada 8 Oktober 2023 dan berlangsung selama dua tahun, telah menewaskan lebih dari 72.000 warga Palestina dan melukai lebih dari 171.000 orang, sebagian besar adalah perempuan dan anak-anak, serta menghancurkan sekitar 90% infrastruktur sipil Gaza.
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Sekitar 145 Pemukim Ekstremis Israel Serbu Masjid Al-Aqsa
















Mina Indonesia
Mina Arabic