Jakarta, MINA — Hujan deras yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya sejak Sabtu siang mengakibatkan genangan air dan banjir di sejumlah wilayah DKI Jakarta. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat, hingga pukul 15.00 WIB, Ahad (18/1), genangan terjadi di 47 rukun tetangga (RT) serta merendam 23 ruas jalan di berbagai kawasan ibu kota.
BPBD DKI Jakarta menjelaskan, genangan air dipicu oleh curah hujan yang tinggi, serta diperparah oleh luapan sungai di beberapa titik. Wilayah Jakarta Barat menjadi kawasan paling terdampak dengan total 21 RT tergenang.
Genangan terjadi antara lain di Kelurahan Kedaung Kali Angke dengan ketinggian air mencapai 20 hingga 50 sentimeter, Rawa Buaya sekitar 10 sentimeter, Jelambar 20 sentimeter, Kamal sekitar 30 sentimeter akibat luapan Kali Semongol, serta Tegal Alur dengan ketinggian 30 hingga 40 sentimeter.
Di Jakarta Pusat, banjir tercatat merendam 13 RT di Kelurahan Serdang dengan ketinggian air sekitar 30 sentimeter. Sementara di Jakarta Timur, genangan melanda delapan RT yang tersebar di Kelurahan Cakung Barat, Rawa Terate, dan Cawang.
Baca Juga: MK Tolak Gugatan Ijazah SMA Gibran Rakabuming Raka
Di wilayah Rawa Terate, ketinggian air dilaporkan paling tinggi, mencapai 50 hingga 90 sentimeter, sedangkan di Cawang genangan dipicu oleh luapan Kali Ciliwung.
Wilayah Jakarta Utara juga terdampak banjir dengan total lima RT tergenang, masing-masing berada di Kelurahan Pademangan Barat, Tanjung Priok, dan Kapuk Muara. Ketinggian air di kawasan ini berkisar antara 20 hingga 45 sentimeter akibat curah hujan tinggi.
Selain permukiman warga, BPBD DKI Jakarta juga mencatat sebanyak 23 ruas jalan tergenang air dengan ketinggian bervariasi antara 10 hingga 100 sentimeter. Sejumlah ruas jalan di Jakarta Utara dan Jakarta Barat dilaporkan mengalami genangan cukup tinggi sehingga mengganggu aktivitas lalu lintas.
Meski demikian, BPBD menyebutkan beberapa ruas jalan lainnya telah berangsur surut dan kembali dapat dilalui kendaraan.
Baca Juga: DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Hak Pekerja Diperkuat
Dampak banjir juga memaksa sejumlah warga mengungsi. Di Jakarta Barat, tepatnya di Kelurahan Tegal Alur, sebanyak 12 kepala keluarga dengan total 29 jiwa mengungsi ke RPTRA Alur Anggrek.
Sementara di Jakarta Timur, banjir di Kelurahan Rawa Terate menyebabkan 12 kepala keluarga atau 24 jiwa mengungsi ke beberapa lokasi, di antaranya Lapangan United Traktor dan Masjid Al Istiqomah.
Dalam penanganan banjir, BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memantau kondisi genangan di lapangan. Koordinasi juga dilakukan bersama Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, serta Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan.
Upaya penanganan difokuskan pada penyedotan genangan air serta memastikan saluran air dan pompa berfungsi optimal agar air segera surut.
Baca Juga: Kemenag Dukung Amil Zakat Profesional dan Bersertifikat
BPBD DKI Jakarta menargetkan genangan dapat ditangani secepat mungkin dan mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat intensitas hujan masih berpeluang tinggi.
Dalam kondisi darurat, masyarakat diminta segera menghubungi layanan darurat 112 yang beroperasi selama 24 jam. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Forum Zakat Soroti Perlindungan dan Profesionalisme Amil
















Mina Indonesia
Mina Arabic