Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Warga Gaza Jalani Idul Adha di Tengah Krisis, Hewan Kurban Tidak Ada

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Rabu, 27 Mei 2026 - 12:05 WIB

Rabu, 27 Mei 2026 - 12:05 WIB

39 Views ㅤ

Shalat di Gaza (foto: NPC)

Gaza, MINA – Warga Palestina di Jalur Gaza menjalani Iduladha tahun ini dalam kondisi penuh keterbatasan, dengan hewan kurban yang nyaris tidak tersedia akibat perang dan blokade berkepanjangan.

Krisis kemanusiaan yang terus memburuk membuat banyak keluarga tidak mampu melaksanakan ibadah kurban sebagaimana tahun-tahun sebelumnya. MEMO melaporkan, Rabu (27/5).

Pedagang ternak di Gaza melaporkan pasokan hewan kurban menurun drastis karena akses distribusi yang terhambat dan tingginya harga pakan ternak selama konflik berlangsung.

Banyak peternakan rusak akibat serangan, sementara jalur masuk bantuan dan logistik masih mengalami pembatasan ketat sehingga memengaruhi ketersediaan kebutuhan pokok, termasuk hewan ternak.

Baca Juga: Ben-Gvir Ikut Terlibat Pembongkaran Paksa Rumah Keluarga Palestina di Yerusalem Timur

Sejumlah warga Gaza mengaku Iduladha kali ini terasa sangat berbeda karena suasana duka dan kehilangan masih menyelimuti masyarakat.

Selain kesulitan memperoleh hewan kurban, banyak keluarga juga menghadapi krisis pangan, keterbatasan air bersih, dan minimnya akses layanan kesehatan akibat kerusakan infrastruktur selama perang.

Organisasi kemanusiaan internasional sebelumnya memperingatkan bahwa Gaza berada dalam kondisi darurat kemanusiaan yang serius.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyebut jutaan warga menghadapi ancaman kelaparan dan kekurangan gizi, terutama anak-anak dan kelompok rentan, akibat terbatasnya distribusi bantuan kemanusiaan ke wilayah tersebut.

Baca Juga: Kementerian Gaza Serukan Perlindungan Terhadap Perempuan, Korban Tewas Capai 11.900

Meski berada dalam kondisi sulit, warga Gaza tetap berupaya merayakan Iduladha dengan sederhana melalui doa bersama dan saling berbagi makanan yang tersedia.

Sejumlah lembaga kemanusiaan dan organisasi Islam dari berbagai negara juga terus berupaya menyalurkan bantuan pangan serta paket kurban untuk membantu masyarakat Palestina di tengah keterbatasan yang ada.

Idul Adha di Gaza tahun ini menjadi gambaran nyata dampak perang terhadap kehidupan sipil dan praktik keagamaan masyarakat Palestina. Mereka menilai meningkatnya solidaritas internasional terhadap Gaza menunjukkan bahwa isu kemanusiaan di Palestina terus mendapat perhatian luas dari masyarakat dunia, khususnya umat Islam. []

Mi’raj News Agency (MINA) 

Baca Juga: Sekitar 145 Pemukim Ekstremis Israel Serbu Masjid Al-Aqsa

Rekomendasi untuk Anda