Tepi Barat, MINA – Pasukan Zionis Israel melanjutkan penggerebekan dan penyerbuan di sejumlah kota dan desa di Tepi Barat pada Rabu malam hingga Kamis (12/3) dini hari, disertai kampanye penangkapan besar-besaran dan penggunaan gas air mata terhadap warga Palestina.
Di saat yang sama, pemukim ilegal Zionis Israel juga meningkatkan serangan dengan membakar sebuah masjid di desa Duma, tenggara kota Nablus, serta mencoret dinding bangunan tersebut dengan grafiti bernada kebencian.
Menurut laporan sumber-sumber lokal Palestina, pasukan Zionis Israel menyerbu kawasan Shuweika di utara kota Tulkarem, menggerebek sejumlah rumah warga dan melakukan penangkapan selama yang masih berlangsung di wilayah tersebut.
Penggerebekan juga terjadi di kota Azzun, timur Qalqilya. Pasukan Zionis Israel memasuki sejumlah rumah warga Palestina dan menangkap dua pemuda dalam operasi tersebut.
Baca Juga: Kementerian Gaza Serukan Perlindungan Terhadap Perempuan, Korban Tewas Capai 11.900
Sementara itu, pasukan Zionis Israel kembali menyerbu kota Beita, selatan Nablus, dengan menggerebek rumah-rumah warga dan melakukan kampanye penangkapan secara luas.
Operasi serupa juga dilakukan di desa tetangga, Urif, yang turut menjadi sasaran penggerebekan.
Di wilayah selatan Tepi Barat, pasukan Zionis Israel memasuki kota Dura, selatan al-Khalil (Hebron), dan menembakkan gas air mata ke arah warga.
Dalam operasi lain di kota al-Khalil, pasukan Zionis Israel dilaporkan menangkap seorang anak Palestina.
Baca Juga: Sekitar 145 Pemukim Ekstremis Israel Serbu Masjid Al-Aqsa
Sementara itu di provinsi Jenin, pasukan Zionis Israel melanjutkan intervensi militer di desa Bir al-Basha, selatan kota Jenin, dengan melakukan penggeledahan dan penggerebekan terhadap rumah-rumah warga Palestina.
Pasukan Zionis Israel juga dilaporkan menyerbu kota Tuqu’, tenggara Bethlehem, sebagai bagian dari rangkaian serangan militer yang menargetkan sejumlah wilayah di Tepi Barat.
Di sisi lain, kelompok pemukim ilegal Israel membakar sebuah masjid di desa Duma, tenggara Nablus, serta menuliskan grafiti provokatif di dinding masjid tersebut.
Serangan ini menambah daftar panjang kekerasan pemukim ilegal terhadap tempat ibadah dan properti warga Palestina di wilayah Tepi Barat.
Baca Juga: Serangan Terbaru Israel Tewaskan Seorang Warga Gaza, Sejumlah Lainnya Terluka
Serangan pemukim dan serangan militer Israel di berbagai wilayah Tepi Barat terus memicu ketegangan dan meningkatkan kekhawatiran akan memburuknya situasi keamanan di wilayah penjajahan tersebut.[]
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Netanyahu Ancam akan Lakukan Lebih Banyak Pembunuhan di Gaza
















Mina Indonesia
Mina Arabic