Pekanbaru, MINA – Sebanyak 11 pemerintah kabupaten dan kota di Provinsi Riau telah menetapkan status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebagai langkah antisipasi menghadapi musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD dan Pemadam Kebakaran Riau, Jim Gafur, mengatakan Pemerintah Provinsi Riau juga telah menetapkan status siaga darurat karhutla. Saat ini hanya satu daerah yang belum menetapkan status tersebut, yakni Kabupaten Kuantan Singingi.
“Pemprov Riau dan 11 pemerintah kabupaten/kota di Riau sudah menetapkan status siaga darurat karhutla. Hanya tinggal satu daerah saja yang belum menetapkan, yaitu Kuansing,” kata Jim Gafur di Pekanbaru, Senin (1/6).
Menurutnya, penetapan status siaga darurat akan mempermudah koordinasi antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah dalam upaya penanganan karhutla, termasuk percepatan pengiriman bantuan ketika terjadi kebakaran.
Baca Juga: MUI Apresiasi Pencopotan Kapolres Sukoharjo, Terkait Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran
Ia berharap Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi segera mengikuti langkah daerah lain agar penanganan potensi karhutla dapat dilakukan secara lebih efektif dan terkoordinasi.
Sementara itu, Tim Manggala Agni Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera terus melakukan operasi pemadaman di sejumlah titik kebakaran di Riau, di antaranya di Rantau Bais, Kabupaten Rokan Hilir, Sokoi di Kabupaten Pelalawan, serta Kandis di Kabupaten Siak.
Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto, mengatakan petugas masih menghadapi berbagai tantangan di lapangan, seperti angin kencang, vegetasi kering yang mudah terbakar, serta karakteristik lahan gambut yang menyulitkan proses pemadaman.
“Tim Manggala Agni terus bekerja maksimal di seluruh lokasi kebakaran. Meskipun menghadapi kondisi cuaca yang cukup menantang dan medan yang tidak mudah, personel tetap fokus melakukan pemadaman dan pendinginan untuk memastikan api benar-benar dapat dikendalikan,” ujarnya.
Baca Juga: Aktivis Ilustrasikan Gempa, Rasakan Getaran Bom di Palestina
Pemerintah dan tim gabungan terus meningkatkan kesiapsiagaan selama musim kemarau guna mencegah meluasnya kebakaran hutan dan lahan yang berpotensi menimbulkan kerugian lingkungan, ekonomi, dan kesehatan masyarakat.[]
Mi’raj News Agency
Baca Juga: Pimpinan Hidayatullah: Sampai Kapan Bela Palestina? Sampai Palestina Merdeka!
















Mina Indonesia
Mina Arabic