Gaza, MINA – Sebuah serangan udara penjajah Israel menyasar dua warga Palestina, termasuk seorang anak dan melukai beberapa lainnya di Gaza selatan pada Senin (5/1) malam, dalam pelanggaran terbaru terhadap kesepakatan gencatan senjata yang rapuh di wilayah kantong tersebut, menurut sumber medis.
Sumber tersebut menyatakan, serangan menargetkan tenda yang menampung keluarga-keluarga pengungsi di daerah Al-Mawasi, barat Khan Younis. Zona yang diserang termasuk area yang telah ditinggalkan oleh tentara Israel di bawah kesepakatan gencatan senjata yang berlaku mulai 10 Oktober.
Tentara Israel mengklaim, serangan tersebut menargetkan anggota Hamas yang diduga merencanakan serangan terhadap pasukannya di Gaza selatan. Namun, laporan lokal menekankan bahwa serangan menghantam lokasi pengungsian warga sipil.
Sejak kesepakatan gencatan senjata berlaku, tentara Israel telah melakukan ratusan pelanggaran, menewaskan 422 warga Palestina dan melukai 1.189 lainnya, menurut Kementerian Kesehatan Gaza.
Baca Juga: Ben-Gvir Ikut Terlibat Pembongkaran Paksa Rumah Keluarga Palestina di Yerusalem Timur
Gencatan senjata telah menghentikan perang dua tahun Israel yang menewaskan hampir 71.400 warga Palestina, sebagian besar wanita dan anak-anak, melukai lebih dari 171.200 lainnya, dan meninggalkan wilayah kantong tersebut dalam reruntuhan. Meskipun ada gencatan senjata, serangan mematikan Israel terus berlanjut di seluruh Gaza.[]
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Kementerian Gaza Serukan Perlindungan Terhadap Perempuan, Korban Tewas Capai 11.900
















Mina Indonesia
Mina Arabic