Roma, MINA – Italia akan membuka kembali kedutaannya di Teheran pada Jumat (19/6), kata Menteri Luar Negeri Antonio Tajani pada Rabu (17/6).
“Kedutaan kami di Teheran akan dibuka kembali pada hari Jumat,” kata Tajani selama Sesi Tanya Jawab di parlemen. Kantor Berita ANSA melaporkan.
Italia menutup sementara misi diplomatiknya di ibu kota Iran awal tahun ini di tengah ketegangan regional.
Tajani mengatakan duta besar Italia, bersama dengan para diplomat dan staf dari Kementerian Luar Negeri, akan kembali ke Teheran sebagai bagian dari proses pembukaan kembali.
Baca Juga: Rabi Terkemuka Israel Sebut Lebih Baik Dipimpin Pemerintahan Arab daripada Zionisme
Ia menggambarkan kesepahaman baru-baru ini antara AS dan Iran sebagai “perkembangan yang menggembirakan” dan mengatakan ada “secercah perdamaian” di Timur Tengah yang tidak boleh disia-siakan.
Tajani juga mengatakan ia akan berbicara dengan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi, dan bahwa Italia siap mendukung upaya untuk mengubah kesepahaman AS-Iran menjadi perdamaian abadi.
Tajani menekankan pentingnya memulihkan kebebasan navigasi di Selat Hormuz, dengan mengatakan bahwa hal itu sangat penting bagi perekonomian Italia.
Washington dan Teheran mencapai gencatan senjata sementara pada bulan April melalui mediasi Pakistan sebelum mengumumkan kesepakatan kerangka kerja pada Senin untuk mengakhiri perang. Kesepakatan tersebut rencananya akan ditandatangani secara resmi pada Jumat di Swiss. []
Baca Juga: Wabah Pes Mengintai Rusia, WHO Ungkap Data Global
Mi’raj News Agency (MINA)
















Mina Indonesia
Mina Arabic