Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Israel Tahan 799 Jenazah Martir Tak Dikenal Sejak 1967

Ali Farkhan Tsani Editor : Widi Kusnadi - Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:42 WIB

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:42 WIB

15 Views ㅤ

Penahanan jenazah martir Palestina oleh pendudukan Zionis Israel. (Shorouk News)

Tel Aviv, MINA – palestina/">Kampanye Nasional Palestina untuk Pemulihan Jenazah Martir dan Pengungkapan Nasib Orang Hilang (lembaga non-pemerintah) bersama institusi terkait urusan tahanan mengumumkan pada Rabu (26/8) bahwa Israel telah menahan jenazah 799 martir tak dikenal sejak tahun 1967.

Pengumuman ini disampaikan menjelang peringatan “Hari Nasional untuk Pemulihan Jenazah Martir”, sebagaimana dilaporkan oleh Shorouk News.

Dari total 799 jenazah yang terdokumentasi, rinciannya meliputi: 81 anak-anak, 99 tahanan, dan 10 perempuan.

Dalam pernyataan bersama tersebut, kampanye menyatakan bahwa “isu penahanan jenazah para syuhada dan orang hilang tetap menjadi salah satu berkas paling menonjol terkait pelanggaran Israel, karena hal itu membuat keluarga Palestina kehilangan pengetahuan tentang nasib anak-anak mereka, kesempatan untuk mengucapkan selamat tinggal, dan menguburkan mereka dengan layak.”

Baca Juga: Ben-Gvir Ikut Terlibat Pembongkaran Paksa Rumah Keluarga Palestina di Yerusalem Timur

Kampanye menambahkan bahwa berdasarkan laporan media Ibrani, Israel memegang jenazah sekitar 1.700 syuhada secara keseluruhan. Namun, jumlah yang teridentifikasi dan terdokumentasi oleh kampanye serta institusi terkait baru mencapai 799 orang.

Salah satu kasus terbaru yang tercatat adalah penahanan jenazah Komandan Fathi Khazem dari kota Jenin, yang dibunuh oleh tentara Israel di dalam rumahnya dan jenazahnya kemudian ditahan.

Kampanye menekankan bahwa angka-angka tersebut belum final karena masih adanya kesulitan mendokumentasikan jumlah korban dan orang hilang, terutama di Jalur Gaza. Ribuan orang masih dinyatakan hilang dan upaya pendokumentasian terkendala oleh ketidakmampuan menjangkau seluruh lokasi para korban. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Kementerian Gaza Serukan Perlindungan Terhadap Perempuan, Korban Tewas Capai 11.900

Rekomendasi untuk Anda