Jambi, MINA — Kabut asap kembali menyelimuti Kota Jambi pada Sabtu (26/9) setelah sempat mereda dalam beberapa hari terakhir. Kondisi kualitas udara terpantau berada pada kategori tidak sehat sehingga masyarakat diminta kembali meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di luar ruangan.
Berdasarkan pemantauan kualitas udara pada Sabtu pagi, indeks kualitas udara Kota Jambi tercatat AQI 155, sedangkan konsentrasi partikel halus PM2.5 mencapai 61,5 mikrogram per meter kubik. Data tersebut berasal dari pemantauan yang mengatribusikan dua stasiun BMKG.
Juru Bicara Pemerintah Kota Jambi, Saleh Rido mengatakan, kabut asap kembali terlihat di sejumlah kawasan. Pemerintah terus memantau perkembangan kualitas udara karena kondisinya dapat berubah mengikuti arah angin dan perkembangan kebakaran hutan dan lahan.
Kembalinya kabut asap juga menjadi perhatian terhadap aktivitas pendidikan. Sebelumnya, Pemkot Jambi memperpanjang pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi siswa TK/PAUD dan SD kelas 1–3 mulai 25 September karena kualitas udara masih terdampak kabut asap.
Baca Juga: Jadwal Sepak Bola Hari Ini: Inggris vs Ceko, Pesta Gol Membayangi
Sementara itu, hujan yang turun di sejumlah wilayah Jambi sebelumnya sempat membantu meredakan kabut asap.
BMKG menyatakan hujan tersebut merupakan hujan alami dan bukan hasil Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).
Masyarakat diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kabut semakin pekat. Warga yang harus beraktivitas di luar rumah juga dianjurkan menggunakan masker dan terus memantau perkembangan kualitas udara.
Di sisi lain, upaya pencegahan karhutla terus dilakukan di sejumlah wilayah Provinsi Jambi. Polda Jambi, misalnya, kembali mengintensifkan sosialisasi pencegahan karhutla kepada masyarakat, termasuk mengingatkan warga agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar.
Mi’raj News Agency (MINA)
















Mina Indonesia
Mina Arabic