Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bandara Dubai Setop Semua Penerbangan Akibat Konflik AS-Iran

Arina Islami Editor : Ali Farkhan Tsani - Ahad, 1 Maret 2026 - 01:03 WIB

Ahad, 1 Maret 2026 - 01:03 WIB

75 Views ㅤ

Pengelola bandara menyatakan seluruh operasi penerbangan di Bandara Internasional Dubai (DXB) dan Bandara Al Maktoum (DWC) dihentikan hingga pemberitahuan lebih lanjut karena perkembangan keamanan regional. (Foto: Emirates Air)

Dubai, MINA — Otoritas bandara mengumumkan pada Sabtu (28/2), Bandara Dubai setop semua penerbangan setelah meningkatnya konflik militer di kawasan Timur Tengah yang melibatkan Amerika Serikat, Israel dan Iran.

Melansir Time Out Dubai, Pengelola bandara menyatakan seluruh operasi penerbangan di Bandara Internasional Dubai (DXB) dan Bandara Al Maktoum (DWC) dihentikan hingga pemberitahuan lebih lanjut karena perkembangan keamanan regional.

Penumpang diminta tidak datang ke bandara dan segera menghubungi maskapai untuk pembaruan jadwal.

Keputusan Bandara Dubai setop semua penerbangan terjadi setelah sejumlah negara menutup wilayah udara mereka menyusul eskalasi konflik dan serangan militer di kawasan.

Baca Juga: Wapres AS: Perundingan dengan Iran Ada Kemajuan, Tapi Belum Deal

Penutupan ruang udara di berbagai negara Teluk memaksa maskapai membatalkan, mengalihkan, atau menunda penerbangan demi keselamatan. Gulf News melaporkan.

Laporan internasional menyebut gangguan perjalanan terjadi luas setelah serangan gabungan Amerika Serikat dan Zionis Israel terhadap Iran memicu penutupan wilayah udara di banyak negara, termasuk Iran, Irak, Kuwait, Israel (wilayah Palestina yang dijajah), dan Bahrain.

Penangguhan penerbangan di Bandara Dubai berdampak besar karena bandara ini merupakan salah satu pusat transit internasional tersibuk di dunia.

Lebih dari 700 penerbangan dilaporkan dibatalkan dan ribuan penumpang terdampak akibat gangguan tersebut.

Baca Juga: PBB: 300.000 Warga Yaman Mengungsi, Taiz Terisolasi

Maskapai utama yang berbasis di Dubai, termasuk Emirates dan Flydubai, juga menghentikan seluruh operasi dari dan menuju kota itu karena penutupan wilayah udara regional.

Data pelacakan penerbangan menunjukkan sebagian besar wilayah udara di kawasan Teluk menjadi kosong setelah penutupan ruang udara diberlakukan, sementara beberapa bandara di negara lain dijadikan lokasi pengalihan penerbangan.

Hingga kini, otoritas belum mengumumkan kapan tepatnya operasi Bandara Dubai akan kembali normal dan menegaskan situasi masih berkembang cepat.

Mereka hanya meminta masyarakat menunggu pemberitahuan selanjutnya terkait penerbangan tersebut.[]

Baca Juga: AS Dilaporkan Serang Pulau Qeshm di Selat Hormuz, Ledakan Terdengar di Pesisir Selatan Iran

Mi’raj News Agency (MINA)

Rekomendasi untuk Anda

Internasional
Indonesia
Timur Tengah
Dunia Islam