Aceh Timur, MINA — Destinasi wisata Sungai Lokop yang selama ini menjadi salah satu daya tarik wisata alam di Kabupaten Aceh Timur kini tak lagi berfungsi sebagaimana mestinya. Banjir bandang yang melanda kawasan tersebut telah mengubah alur sungai dan menyisakan hamparan pasir luas di lokasi yang sebelumnya ramai dikunjungi wisatawan.
Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Aceh Timur, Syahril, menyebutkan dampak banjir bandang terhadap sektor pariwisata di daerah itu sangat luas dan signifikan. Perubahan bentang alam yang terjadi tidak hanya merusak infrastruktur alam, tetapi juga menghilangkan nilai estetika dan fungsi wisata Sungai Lokop.
“Berdasarkan kondisi terkini di lapangan, alur Sungai Lokop tidak lagi berada di jalur semula. Sungai yang sebelumnya menjadi destinasi wisata kini berubah menjadi lapangan pasir,” ujar Syahril kepada media, Ahad (4/1).
Ia menjelaskan, terjangan banjir bandang dengan debit air yang besar menyebabkan aliran Sungai Lokop berpindah arah hingga ke kaki gunung. Akibatnya, kawasan yang dulunya menjadi pusat aktivitas wisata, seperti rekreasi keluarga dan wisata alam, kini tidak lagi memungkinkan untuk difungsikan sebagai objek wisata.
Baca Juga: DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Hak Pekerja Diperkuat
Syahril menambahkan, perubahan alur sungai tersebut juga berdampak pada perekonomian masyarakat sekitar yang selama ini menggantungkan penghasilan dari aktivitas wisata, mulai dari pedagang kecil hingga pelaku jasa lokal.
Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, kata dia, saat ini masih melakukan pendataan dampak kerusakan serta berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mencari langkah penanganan dan kemungkinan pemulihan kawasan wisata tersebut ke depan.
Banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Aceh Timur menjadi pengingat serius akan pentingnya pengelolaan lingkungan dan mitigasi bencana, khususnya di kawasan wisata alam yang rentan terhadap perubahan ekosistem akibat cuaca ekstrem dan kerusakan lingkungan. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Kemenag Dukung Amil Zakat Profesional dan Bersertifikat
















Mina Indonesia
Mina Arabic