Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari Bekam ke Dakwah, Membuka Jalan Baru Syiar Islam

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Selasa, 25 Agustus 2026 - 09:32 WIB

Selasa, 25 Agustus 2026 - 09:32 WIB

47 Views ㅤ

Dr Deni Rahman memberikan sambutan dalam pelatihan bekam (foto: MINA)

Bogor, MINA – Hijamah atau bekam dinilai dapat membuka jalan baru bagi syiar Islam karena tidak hanya berkaitan dengan layanan kesehatan, tetapi juga menghadirkan ruang interaksi langsung dengan masyarakat. Gagasan tersebut disampaikan dalam pelatihan hijamah/bekam untuk pemula di Gedung STAI Al-Fatah, Bogor, Selasa (25/8).

Dewan Pembina KTA, Dr. Deni Rahman, M.I Kom mengatakan bekam merupakan salah satu metode yang dikenal dalam khazanah pengobatan Islam, tetapi belum seluruh masyarakat memahami keberadaan dan manfaatnya.

Karena itu, pengenalan hijamah dapat menjadi sarana untuk memperluas pengetahuan masyarakat mengenai tradisi kesehatan yang berkembang dalam peradaban Islam.

Menurut Deni, peluang dakwah melalui bekam muncul dari kedekatan antara praktisi dan masyarakat. Ketika seseorang datang untuk mendapatkan layanan bekam, terbuka kesempatan untuk membangun komunikasi dan menyampaikan pesan-pesan kebaikan secara santun serta sesuai dengan kondisi orang yang dilayani.

Baca Juga: MUI Apresiasi Pencopotan Kapolres Sukoharjo, Terkait Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran

“Melalui bekam ada pesan-pesan yang disampaikan. Di sinilah peluang dakwah,” ujar Deni dalam sambutannya pada kegiatan tersebut.

Ia menilai dakwah tidak selalu harus dilakukan melalui forum pengajian atau ceramah formal. Pelayanan kepada masyarakat yang dilakukan dengan niat dan cara yang baik juga dapat menjadi sarana menyampaikan nilai-nilai Islam.

Dalam konteks ini, keterampilan hijamah dapat dipadukan dengan kemampuan komunikasi dan pembinaan keagamaan.

Pelatihan tersebut sekaligus menjadi upaya mengenalkan hijamah kepada peserta pemula agar memiliki pemahaman dan keterampilan dasar sebelum memberikan layanan kepada masyarakat.

Baca Juga: Aktivis Ilustrasikan Gempa, Rasakan Getaran Bom di Palestina

Dengan pendekatan yang tepat, bekam diharapkan tidak hanya menjadi keterampilan terapi, tetapi juga dapat menjadi salah satu pintu dakwah yang dekat dengan kehidupan umat. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Pimpinan Hidayatullah: Sampai Kapan Bela Palestina? Sampai Palestina Merdeka!

Rekomendasi untuk Anda