Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dubes Rusia Sebut Dialog Perdamaian dengan Ukraina Terbuka Lebar

sajadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Rabu, 24 Juni 2026 - 18:27 WIB

Rabu, 24 Juni 2026 - 18:27 WIB

23 Views ㅤ

Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Sergei Tolchenov (foto: Fpik)

Jakarta, MINA – Rusia menegaskan bahwa pintu dialog dengan Ukraina tetap terbuka lebar. Bahkan, sejak awal konflik meletus pada 2022, Moskow mengklaim sudah berada di meja perundingan dan hampir mencapai kata sepakat.

“Sejak 2022, kami sudah menyatakan siap untuk kesepakatan damai,” tegas Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Sergei Tolchenov, dalam konferensi pers di kediamannya, Jakarta, Rabu (24/6).

Ia mengungkapkan, pada Maret hingga April 2022, tim perunding kedua negara bahkan sudah berhasil merancang sebuah draf perjanjian damai. Draf tersebut, kata Tolchenov, bahkan sudah diparaf oleh kedua pihak dan hanya tinggal menunggu eksekusi penandatanganan.

Namun, Tolchenov menyayangkan bahwa hingga kini, kesepakatan itu tak kunjung terealisasi. Ia menyalahkan intervensi negara-negara Barat, terutama Inggris, yang disebutnya mendorong Ukraina untuk terus melanjutkan perang. Mantan Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson, disebut-sebut sebagai sosok yang berperan dalam menggagalkan kesepakatan awal.

Baca Juga: Wabah Pes Mengintai Rusia, WHO Ungkap Data Global

Meski demikian, Dubes Tolchenov menegaskan bahwa Moskow tidak tertarik pada gencatan senjata sementara. Yang diinginkan Rusia adalah solusi jangka panjang yang mengakomodasi kepentingan keamanan nasionalnya.

Beberapa poin penting yang diminta Rusia antara lain status non-blok dan non-nuklir Ukraina, larangan pangkalan NATO di wilayah Ukraina, perlindungan bagi warga berbahasa Rusia, serta penyelesaian atas wilayah-wilayah yang saat ini menjadi sengketa.[]

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: EPAL Catat 68.000 Lebih Aksi Pro-Palestina di Eropa dalam Tiga Tahun

Rekomendasi untuk Anda

Internasional
Dunia Islam
Internasional
Kedubes Rusia Beri Klarifikasi terkait 8 WNI Disebut Jadi Tentaranya
Indonesia
Internasional