Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

El-Sisi Umumkan Pencalonan Dirinya Sebagai Capres

Ali Farkhan Tsani - Ahad, 21 Januari 2018 - 15:16 WIB

Ahad, 21 Januari 2018 - 15:16 WIB

99 Views

ABDEL FATTAH AL-SISI
Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi. (Foto: AA)
ABDEL FATTAH AL-SISI

Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi. (Foto: AA)

Kairo, MINA  – Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi mengumumkan hari Jumat (19/1/2018) bahwa dia akan mencalonkan diri untuk masa jabatan kedua dalam pemilihan presiden Mesir. Kantor Berita MINA melaporkan dari sumber Egyptian Streets.

Dengan demikian, El-Sisi mencalonkan diri untuk masa jabatan empat tahun kedua dalam pemilihan presiden mendatang.

Dalam pernyataannya, dia menekankan pentingnya warga negara memilih untuk “melestarikan pengalaman demokratis yang dimulai empat tahun lalu”.

“Partisipasi warga dalam pemilihan akan menjadi pesan yang kuat,” katanya.

Baca Juga: Iran Ancam Tutup Jalur Laut Merah Jika Blokade AS di Hormuz Berlanjut

Dia juga mencatat prestasi Mesir selama masa jabatan pertamanya, termasuk pemulihan keuangan setelah gejolak politik dan ketidakstabilan ekonomi.

“Membangun negara membutuhkan waktu 16 sampai 20 tahun, dan saya mencoba menyelesaikannya dalam 8 tahun, Insya-Allah,” ujarnya.

Tiga calon presiden telah mengumumkan niat untuk mencalonkan diri dalam pemilihan presiden 2018. Mereka adalah pembela hak asasi manusia Khaled Ali, anggota parlemen Mortada Mansour dan Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Sami Anan.

Kandidat Sami Anan dalam sebuah pernyataan video yang dipublikasikan di halaman resminya, mengatakan, “Saya bertekad untuk mengajukan pencalonan saya untuk jabatan Presiden, begitu saya menyelesaikan prosedur yang diperlukan sesuai jabatan saya, sesuai hukum dan peraturan militer.”

Baca Juga: 47 Tahun Perang Ekonomi AS, Aset Beku Iran Capai Rp1.700 Triliun

Dia mengatakan, negaranya mengalami sejumlah tantangan, termasuk ancaman terorisme dan kondisi kehidupan orang-orang Mesir yang memburuk.

“Diperlukan kebijakan politik dan ekonomi baru, serta untuk memastikan hak dan kebebasan, dan mempertahankan semangat keadilan,” ujarnya.

Sementara itu, Mantan Perdana Menteri Ahmed Shafiq mengundurkan diri atas pengumumannya mencalonkan diri sebagai presiden.

Lainnya, Kolonel Ahmed Konswa, seorang perwira militer dijatuhi hukuman enam tahun penjara karena dakwaan melanggar peraturan larangan personil militer yang aktif mencalonkan diri untuk jabatan politik. Ia pernah mengatakan akan mencalonkan diri sebagai Capres.

Baca Juga: Iran Alami Kerugian Rp4.625 Triliun Akibat Agresi AS-Israel

Mohamed Anwar al-Sadat, putera mantan Presiden Anwar Sadat, yang didorong untuk mencalonkan diri, mengatakan tidak akan maju dalam bursa capres.

Mohamed Al-Sadat, Pemimpin Partai Reformasi dan Pembangunan mengumumkan dirinya tidak mencalonkan diri, karena tidak adanya jaminan yang jelas akan integritas dan ketidakberpihakan dalam pemilihan.

Komisi Pemilihan Nasional Mesir (NEC) mengumumkan jadwal pemilihan presiden tanggal 26-28 Maret. Hasil putaran pertama akan diumumkan pada 2 April.

Jika tidak ada yang menerima lebih dari 50 persen suara, putaran kedua akan diadakan, dan hasil akhir akan diumumkan pada 1 Mei 2018. (T/RS2/RS1)

Baca Juga: Lebanon dan Israel Sepakat Gelar Negosiasi Langsung Usai Pertemuan di AS

Mi’raj News Agency (MINA)

Rekomendasi untuk Anda

Palestina
Netanyahu: Otoritas Palestina Tidak Akan Terlibat dalam Pemerintahan Gaza
Palestina
Palestina
Palestina