Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hamas: Israel Gunakan Layang-layang sebagai Dalih Serang Gaza

sri astuti Editor : Rudi Hendrik - Senin, 24 Agustus 2026 - 10:34 WIB

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:34 WIB

20 Views ㅤ

Seorang anak Gaza sedang menerbangkan layang-layang. (Foto: Palinfo)

Gaza, MINA – Juru Bicara Hamas, Hazem Qassem, pada Ahad (23/8) memperingatkan bahaya di balik klaim dan ancaman Israel terkait apa yang disebut Israel sebagai “peluncuran layang-layang”.

Ia menegaskan benda-benda tersebut pada dasarnya adalah mainan anak-anak yang diterbangkan di kamp-kamp pengungsian di wilayah Jalur Gaza yang tersisa, sementara militer Israel menguasai sekitar 70% wilayah tersebut. Palinfo melaporkan.

Dalam sebuah pernyataan pers, Qassem mengatakan ancaman Israel yang didasarkan pada dalih rekayasa merupakan upaya untuk membenarkan serangan dan pelanggaran berkelanjutan terhadap rakyat Palestina, bahkan hingga mencakup ancaman terhadap anak-anak di Gaza.

Ia mendesak pemerintah AS, negara-negara penengah dan penjamin, serta Dewan Perdamaian untuk menekan Israel agar menghentikan apa yang ia gambarkan sebagai agresi tanpa kendali terhadap rakyat Palestina.

Baca Juga: Ben-Gvir Ikut Terlibat Pembongkaran Paksa Rumah Keluarga Palestina di Yerusalem Timur

Qassem memperingatkan tindakan berkelanjutan Israel tersebut bertujuan untuk merusak proses gencatan senjata, yang menurutnya tetap didukung penuh oleh pihak Palestina.

Pernyataan ini disampaikan setelah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Menteri Pertahanan Israel Katz melontarkan ancaman pada Ahad. Ancaman tersebut mencakup kemungkinan pembunuhan terarah dan evakuasi kawasan permukiman di Gaza sebagai tanggapan atas peluncuran layang-layang dan balon dari wilayah tersebut menuju permukiman Israel di dekatnya.

Media Israel melaporkan dalam beberapa hari terakhir sejumlah layang-layang yang diduga diluncurkan dari Gaza telah mendarat di permukiman dekat wilayah tersebut, menyebut benda-benda itu tidak membawa bahan peledak.

Dalam sebuah pernyataan, kantor Netanyahu mengancam akan mengevakuasi wilayah-wilayah di Gaza yang menjadi titik peluncuran balon, pesawat nirawak (drone), dan layang-layang. Pihaknya juga mengancam akan meningkatkan serangan terhadap pihak-pihak yang dianggap bertanggung jawab jika Hamas tidak segera menghentikan peluncuran tersebut. []

Baca Juga: Kementerian Gaza Serukan Perlindungan Terhadap Perempuan, Korban Tewas Capai 11.900

 

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Sekitar 145 Pemukim Ekstremis Israel Serbu Masjid Al-Aqsa

Rekomendasi untuk Anda