Gaza, MINA – Gerakan perlawanan Palestina, Hamas menyerukan organisasi pers internasional dan serikat jurnalis untuk berdiri solidaritas kepada jurnalis Palestina.
Hamas juga mendesak upaya memberikan perlindungan kepada para jurnalis serta menuntut akuntabilitas atas pelanggaran yang terjadi.
Seruan ini disampaikan dalam pernyataan yang dirilis pada Sabtu (26/9) untuk memperingati Hari Solidaritas Internasional dengan Jurnalis Palestina.
Hamas mengatakan jurnalis Palestina terus menjalankan misi mereka meskipun terjadi kehancuran dan penutupan lembaga media. Mereka juga terus menghadapi pembunuhan, penangkapan, dan cedera.
Baca Juga: Jumlah Perempuan Palestina di Penjara Israel Capai 88 Orang
Hamas menyebut tentara penjajah Israel sengaja menargetkan pekerja media dan mencegah jurnalis asing memasuki Gaza untuk melaporkan perkembangan serta kondisi di lapangan.
Hamas juga mengutuk platform media sosial karena membatasi akun berita Palestina dan menyensor konten mereka. Hamas mendesak organisasi media regional dan global untuk meliput peristiwa di arena Palestina.
Menurut gerakan tersebut, lebih dari 262 jurnalis dan pekerja media telah tewas. Lebih dari 400 lainnya terluka sejak 7 Oktober 2023.[]
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Pasukan Israel Mundur dari Hebron Setelah 10 Hari Serangan Militer
















Mina Indonesia
Mina Arabic