New York, MINA – Tokoh Muslim Amerika Serikat asal Inodnesia, Imam Syamsi Ali menilai kemenangan Abdul El-Sayed dalam pemilu pendahuluan (primary) Partai Demokrat di negara bagian Michigan menjadi pertanda adanya perubahan arah politik di Amerika Serikat.
Menurutnya, hasil tersebut menunjukkan bahwa pemilih mulai mengedepankan integritas dan gagasan dibanding pengaruh kelompok lobi politik.
Dalam pernyataannya di media sosial Instagram, Rabu (5/8) Imam Syamsi Ali mengatakan kemenangan El-Sayed merupakan kemenangan kejujuran, konsistensi, sekaligus kemenangan perubahan atau transformasi politik di Amerika Serikat.
Ia menilai keberhasilan seorang politikus Muslim yang secara terbuka menyuarakan dukungan terhadap hak-hak rakyat Palestina menjadi sinyal penting dalam dinamika politik Negeri Paman Sam.
Baca Juga: Wapres AS: Perundingan dengan Iran Ada Kemajuan, Tapi Belum Deal
“Ini adalah kemenangan kejujuran, kemenangan konsistensi, dan tentunya kemenangan perubahan transformasi politik di Amerika Serikat,” ujar Imam Syamsi Ali.
Ia menambahkan, kemenangan tersebut menunjukkan bahwa sikap politik yang berpihak pada nilai-nilai kemanusiaan tetap memiliki ruang di tengah kompetisi politik yang semakin kompleks.
Abdul El-Sayed memenangkan pemilu pendahuluan Partai Demokrat setelah mengalahkan anggota DPR Amerika Serikat Haley Stevens.
Stevens dikenal memperoleh dukungan kuat dari berbagai kelompok yang berpandangan pro-Israel, termasuk lobi politik American Israel Public Affairs Committee (AIPAC), yang selama ini memiliki pengaruh besar dalam pendanaan kampanye sejumlah kandidat di Amerika Serikat.
Baca Juga: PBB: 300.000 Warga Yaman Mengungsi, Taiz Terisolasi
Selama masa kampanye, El-Sayed mengusung agenda progresif, termasuk perluasan akses layanan kesehatan, keadilan sosial, dan pendekatan yang lebih kritis terhadap kebijakan Amerika Serikat di Timur Tengah.
Sikapnya yang menyerukan perlindungan terhadap warga sipil Palestina dan mendukung penghentian kekerasan di Jalur Gaza menjadi salah satu isu yang menarik perhatian pemilih, terutama di Michigan yang memiliki populasi Arab-Amerika dan Muslim cukup besar.
Kemenangan El-Sayed mengantarkannya menjadi kandidat resmi Partai Demokrat dalam pemilihan Senat Amerika Serikat yang akan digelar pada November 2026.
Hasil pemilu pendahuluan di Michigan tidak hanya penting bagi persaingan menuju Senat, tetapi juga menjadi indikator bergesernya preferensi politik sebagian pemilih Demokrat terhadap kandidat yang mengusung agenda progresif dan lebih vokal dalam isu-isu kemanusiaan, termasuk konflik Palestina. []
Baca Juga: AS Dilaporkan Serang Pulau Qeshm di Selat Hormuz, Ledakan Terdengar di Pesisir Selatan Iran
















Mina Indonesia
Mina Arabic