jokowi-cameron-Setkab-300x254.jpg" alt="jokowi cameron Setkab" width="300" height="254" /> Presiden Joko Widodo dan PM David Cameron, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin sore (27/7). (Setkab RI)
Jakarta, 11 Syawwal 1436/27 Juli 2015 (MINA) – Pembicaraan bilateral Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Perdana Menteri David Cameron, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin sore (27/7), menyepakati empat kesepakatan kerjasama, di antaranya dalam pemberantasan terorisme.
Sekretariat Kabinet RI melaporkan, Presiden Jokowi menyambut baik ditandatanganinya empat kesepakatan kerjasama, yaitu di bidang pemberantasan terorisme dan tindak kejahatan lintas batas, maritim, ruang angkasa sipil serta kemitraan riset dan inovasi.
“Kita juga terus mendorong agar terus dilakukannya dialog antaragama yang selama ini telah dilakukan oleh Inggris dan Indonesia,” ujar Jokowi.
Menurut Presiden Jokowi, Indonesia dan Inggris, juga membahas berbagai isu regional dan global yang menjadi perhatian bersama.
Baca Juga: Jutaan Warga Amerika Bersiap Gelar Protes Massal Pekan Ini Lawan Kebijakan Trump
Ia menyebutkan, Indonesia juga menyambut baik kesepakatan nuklir yang telah dicapai oleh Iran dengan P5+1, dan kesepakatan ini diyakini akan memberikan kontribusi terhadap perdamaian dunia.
Presiden Jokowi dalam pernyataan pers bersama seusai pembicaraan bilateral kedua negara mengatakan, merupakan kehormatan bagi Indonesia untuk menerima kunjungan Perdana Menteri David Cameron.
Menurut Presiden Jokowi, pembicaraan bilateral antara delegasi Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Kerajaan Inggris berjalan sangat terbuka dan sangat produktif.
Beberapa hal yang dibahas di dalam pertemuan bilateral itu antara lain: permintaan bagi pembebasan visa kunjungan wisata bagi WNI, kerja sama pembebasan visa bagi pemegang paspor dinas dan diplomatic serta penegasan PM Inggris mengenai penghormatan terhadap integritas wilayah RI.
Baca Juga: FBI Peringatkan Iran dapat Serang Daratan AS
Kedua negara juga berkomitmen meningkatkan hubungan ekonomi, terutama harapan Indonesia terhadap diversifikasi investasi Inggris dari minyak dan gas ke bidang infrastruktur.
Sementara itu, PM Cameron kepada wartawan, saat memberikan keterangan pers bersama Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa pembicaraan berlangsung secara produktif.
Antaranews menyebutkan, Cameron juga menyoroti bagaimana kerja sama ekonomi bisa ditingkatkan antar kedua negara dan meyakini bahwa empat kerjasama yang ditandatangani akan memberikan keuntungan bagi kedua negara.
Inggris, kata Cameron juga mendukung perkembangan kerjasama kawasan Asia Tenggara dalam kerangka ASEAN termasuk rencana kawasan ekonomi. (T/P4/P2)
Baca Juga: Kemlu RI: Tidak Ada WNI Korban dalam Ledakan Bom di Islamabad
Mi’raj Islamic News Agency (MINA)
Baca Juga: Tim UAR Salurkan Bantuan ke Tamiang, Berhasil Tembus Dusun Kekening Aceh Timur
















Mina Indonesia
Mina Arabic